Tips Biar Dipacari Bule

Masih lanjutan yang kemarin, kali ini saya akan membahas hal-hal yang sebaiknya ga dilakukan kalau nge-date sama. Tulisan ini pure curhatan-curhatan para bule yang frustasi kalau ngedate dengan perempuan Indonesia (lebih tepatnya perempuan yang tinggal di Jakarta). Kendati melakukan hal-hal di bawah ini, saya gak bisa kasih jaminan kalau kalian bakalan bisa dipacari sama bule. Urusan jodoh itu rahasia Tuhan dan jodoh itu, juga gak mengkotak-kotakkan orang berdasarkan warna kulit. Jadi sekali lagi, jangan dianggap melakukan hal-hal di bawah ini bisa menjamin dapat pria bule.

1. Makan sebelum date datang

Ini kebiasaannya orang Indonesia kalau janjian, mau janjian sama bule, sama orang Indonesia kalau lapar ya lapar aja. Pesen makanan ga bareng, makannya pun ga bareng. Lha tujuannya makan bareng terus apa? Kebiasaan orang asing tuh kalau makan bareng, artinya barengan ngangkat garpu dan pisaunya. Kalau satu orang belum dapat makanan ya ditunggui.Kebiasaan makan bareng ini memang agak susah dilakukan di Indonesia, karena para chef (atau mungkinkan mereka lebih tepat dipanggil sebagai tukang masak) suka mencicil makanan. Urutan makanan yang keluar pun tak jelas.

Jadi, mbak-mbak, kalau janjian makan malam, tungguin dulu ya yang diajak makan. Semacet apapun jalannya. Kalau super lapar, beli minum aja yang banyak, atau kalau parah banget, cari abang-abang bakso atau bakpao dulu deh buat ganjal perut.

Bicara tata krama makan, jangan kaget juga kalau beberapa orang asing menganggap blowing nose di dekat meja makan itu hal yang wajar. Beda banget dengan orang Asia yang akan pergi ke toilet, bahkan kalau perlu keluar dari restauran karena aktivitas ini dianggap sebagai hal yang menjijikkan.

Oh ya, seganteng-gantengnya date-nya, apapun rasnya, kalau terpukau jangan bengong ya. Apalagi kalau makan, ditutuplah mulutnya dan jangan bunyi. Kalau ada makanan juga jangan ngomong (sumpah ini saran seriusan banget!).

2. Kirim SMS Bertubi-tubi

Baru diajak makan sekali jangan keGRan setengah mati terus langsung nganggap dia milikku, aku milikmu. Mentang-mentang sms sekarang murah atau bahkan gratis, kirim SMS bertubi-tubi, mengucapkan selamat pagi, siang, sore malam. Masih ditambah lagi dengan pertanyaan sayang kamu sudah makan pagi, siang, sore dan malam. Pakai nanya menu makanan segala dan memastikan sang bule makan nasi biar gak masuk angin.  Ini belum termasuk bumbu, I love you, I miss you, I’m madly in love with you padahal kita baru ngedate sekali dan baru kenal tiga hari.

Penghamburan kata cinta dari cewek indonesia itu mungkin karena persepsi bahwa bule itu romantis dan karena film-film Hollywood sering menggambarkan bagaimana para bintang film bisa dengan mudahnya jatuh cinta. Well, lemme tell you something, cinta itu adalah hal yang super sakral bagi sebagian bule. Kata-kata ini baru diucapkan ketika sudah jatuh cinta dan jatuh cinta gak bisa secepat kilat euy. Pakai proses. Jadi jangan terlalu mengumbar kata-kata ini. Salah-salah malah bisa kabur.

3. Bikin Banjir Kamar Mandi

Ini  narasumber saya frustasi banget karena bolak-balik mengalami kamar mandi banjir. Ya tahu sendirilah kebanyakan orang Indonesia memang harus pakai air kalau ke kamar mandi, tak bisa “keringan”. Gak ada yang salah kok pakai air itu, tapi pada saat yang sama, jangan bikin banjir kamar mandi juga kalau lagi mampir ke kediaman sang bule.

Aturan ini berlaku untuk yang hanya sekadang mampir sejam atau dua jam, serta yang nginap ya. Tanpa pengecualian. Selain urusan banjir, penting juga untuk tidak meninggalkan jejak noda di dudukan kursi. Bikin ilfil dan bikin pengen cepet-cepet bilang: good bye.

4. Minta Dibayari

Di Indonesia kalau pacaran lazimnya cowok yang bayar segala-segalanya. Cowok-cowok malah suka tersinggung kalau gak boleh bayarin. Kebiasaan ini sebaiknya ga dibawa kalau sama bule. iasanya, untuk first date sih cowok cenderung akan bayarin. Tapi untuk date selanjutnya, jangan lupa tunjukkan gesture, niatan untuk berkontribusi.

Perlu dicatat juga, kalau mas Bule belanja jangan ikutan numpang belanja, terus minta dibayarin. Geret-geret mas bule ke dalam butik sambil tunjuk ini itu, juga pantang dilakukan. Selain nggak semua bule itu uangnya berlebih juga nggak pantes. Eh tapi cewek matre boleh kok geret-geret pria ke dalam butik

5. Buru-buru minta kawin

Di Indonesian, kalau pacaran memang orientasinya kawin (sebelum mengkritik pemilihan kata, catat baik-baik kalau UU di Indonesia itu UU perkawinan no 1 thn 1974, bukan UU pernikahan). Buat bule ada beberapa tahapan sebelum membicarakan perkawinan, termasuk living together atau bahasa lainnya kumpul kebo.Gak semuanya seperti ini tentunya, tapi ada yang ingin tahapan tersebut. Jadi ada baiknya dibicarakan dulu, di depan ya, jangan di tengah jalan.

Kalau orang kita mah normal, udah jadian, kenalan sama orang tua langsung deh pilih tanggal. Sementara buat bule, jalannya lebih panjang. Jadi kalau baru deket jangan sekali-sekali nanya kawin, pengen punya anak berapa. Nikmati dulu PDKT, nikmati dulu nonton berduaan. Jalani dulu aja lah, nggak usah ngebet minta kawin. Lagian biaya kawin itu gak murah, jadi nabung dulu lah.

Gimana punya tips-tips ngaco lainnya?

xx,
Tjetje

Advertisements

46 thoughts on “Tips Biar Dipacari Bule

    • Mbak Tiara di Jakarta (atau di Tangerang?),
      Tidak semua perempuan yang memiliki hubungan dengan warga negara asing otomatis melakukan kumpul kebo. Ini stereotype yang berkembang di masyarakat dan biasanya merupakan hinaan, seakan-akan perempuan-perempuan yang memutuskan untuk living together tersebut “murahan”. Apakah kemudian mereka yang tidak dapat afford biaya perkawinan itu murahan? Lalu apakah mereka yang tidak bisa kawin karena negara menolak perkawinan beda agama itu murahan? Bagaimana dengan orang Badui yang tidak punya surat kawin, kau hinakan juga kan mereka?

      Adalah keputusan manusia dewasa untuk melakukan kumpul kebo/ samen leven karena itu merupakan HAK masing-masing individu. Perkara mau dinikmati, mau tidak dinikmati juga hak masing-masing individu tersebut.Bukan urusan kita untuk menanyakan, apalagi menghakimi. Lagipula it is their life, not yours. Saran saya, berhentilah menjadi perempuan yang menghakimi perempuan lainnya karena sikap dan keputusan yang mereka ambil tidak sesuai dengan nilai yang anda anut. Yang baik buat anda belum tentu baik buat orang lain. Berhati-hatilah kalau bertanya dan berkomentar.

  1. Hallo mbaaak. Ini kali pertamaku mampir dan baca tulisannya mbak, karena ga sengaja liat ada yang ngeshare di fb. Aku ga ada pengalaman sebelumnya, dan ini kali pertamaku berhubungan dengan orang yang bukan lokal. Aku dapet ilmu dari apa yang mbak share di sini, dan kebetulan aku bisa serap. Hihi. Susah ya emang nyatuin budaya yang beda, tapi apa mau dikata, Tuhan kasih yang WNA, akunya kecantol pula. Haha.

  2. Hai mb, salam kenal..

    Saya juga mau sedikit share untuk teman” yang menganggap punya suami bule itu termasuk wanita ‘murahan’.. Kalau bule juga manusia biasa.. Mereka punya hak untuk menghargai sesama.. Tidak semua wanita yang seksi bisa menarik perhatian mereka.. Justru mereka tertarik dengan ‘kita yang apa adanya’, hargailah privacy mereka, ga usah juga ngebet minta dikawinin, hati” juga sama bule yg cuman sekedar ‘have fun’..
    Kebetulan saya juga lagi proses menikah dengan WNA, tapi kl u/living together kita ga ‘menganut aturan’ itu..

    • Anisa, makasih sharingnya. Kayaknya anggapan perempuan murahan karena sama bule itu akibat dari kultur hidup bersama di barat. Hal seperti ini di Indonesia di anggap buruk, padahal hidup bersama itu tetep berkomitmen, cuma tidak terlindungi hukum aja.

      • Hidup bersama memang tidak dilindungi hukum di Indonesia karena tidak ada aturan hukumnya. Tapi untuk negara spt Australia, saya gak bicara negara lain karena saya tinggal di Australia. Kedudukan wanita yg hidup bersama/partner bule sama dengan wanita yg berstatus istri. Jika terjadi perpisahan, untuk pasangan yang hidup bersama tanpa menikah di mata hukum mempunyai hak dan kewajiban sama seperti pasangan suami istri. Ada pembagian gono gini dsb. Jadi ini masih status de facto dan de jure aja. Saya setuju dengan mbak binibule.com, sebaiknya kita tidak menghakimi seseorang untuk pilihan hidup yang dijalaninya.
        @mbak Anisa, saya bingung dengan anggapan “punya suami bule termasuk wanita murahan.” Suami istri itu konteksnya relationship bukan jual beli. Saya yakin siapapun orangnya, bule atau kulit berwarna lainnya, menikah tidak dengan tujuan “membeli pasangan.” Mahal atau murahan ada di konsep diri kita. ‘Kemasan’ kita yang membuat kita terlihat murah atau mahal. Bukan status kita.

  3. Aku sangat ingin sekali nikah sama orang bule tapi sayang sekali ketemu bule udh 3 kli ketemu nya scammer terus ngga ada yang baik hiks

  4. Hai mbak..salam kenal 😊
    Aku baru baca postnya dan emang bener haha
    Pacaran sama bule itu gampang2 susah..harus bisa korban perasaan juga sih soalnya kan he is not indonesian..and it’s different to have relationship with them
    Mereka lebih terkesan cuek menurutku..gk suka ini itu kayak yg ada di indonesia

  5. Cewek gue jerman , sebagian yang di sebutin emang betul, gue ngalamin sendiri .
    Jangan terlalu agresif, mereka ga suka kalo kita terlalu agresif Dan maksa mereka pasti ilfil, terus kalo awal awal kenalan atau pacaran fokus aja bikin dia nyaman Dan enjoy sama kita
    Kalo gue sih gitu

  6. Pingback: Tukang Telat | Ailtje Ni Diomasaigh

  7. hi mba, mau tanya nih kalau PDKT gimana yah ? kebetulan baru kenal sama bule rusia dan kayanya kok saya got a crush on him, kalau kita chat dia duluan gitu bakalan ilfil or tunggu dia yg chat kita duluan ya ?

  8. mba ailtje,,
    Aku lagi deket sama bule scottish dia lajang dan kita sudah 2 kali liburan bareng.
    tapi apa emang bule itu ga terlalu suka text messages tiap hari,soalnya kesannya cuek gitu padahal kalo kita bareng liburan dia perhatian.

  9. Really like your articel
    betul sekali semua yang ditulis,kebetulan aku sekarang jadi suka bule dan ingin married sama cowok bule . padahal dulu saya sama sekali tidak tertarik sama sekali sama bule karena saya minder fisik saya tidak indonesia bahkan kalau saya kebali mereka sll sapa saya dgn bahasa inggris 😦 . tapi setelah saya kebetulan sedang belajar bahasa inggris lalu berkesempatan ngobrol sama mereka aku ngerasa kok mereka sangat open minded, liberal, ngk ribet terus gawat deh aku jd obsesi punya suami org bule ha ha ha.
    * mbak mau tanya deh apa mungkin mereka juga bisa minder ya kalau cewe setara/mungkin dia pikir aku lebih rich dari mereka??
    * aku lagi deket sm org aussie lalu dia itu baru bikin rumah pertama banget rumah itu jadi dia langsung send foto2 nya ke aku trs dia invite aku buat liburan kesana dan dia pgn kasih tunjuk rumahnya..kalo kaya gini maksudnya apa ya?apakah just friend atau mungkin dia menganggap aku spesial?(GR nya sih gitu *LOL)
    * selama ini sih hubunganya aku nganggep dia temen biasa, aku nganggepnya dia gada perasaan lebih karena emang kita enggk pernah chattingan atau tlp kaya pacaran. tapi waktu aku ktmu sm dia, dia bilang aku ini type dia banget, dia sangat suka aku, trs dia juga tunjukin semua foto2 keluarga dia, ttg keluarga dia lengkap, ttg mantan dia, semua nya deh lengkap sampe hobby2 dia,kerjaan.dan ttg dia lagi bangun rumah itu.tapi aku ngk menganggap itu sesuatu yg special karena ini pertama kali aku deket sm bule
    * sampe dia invite lalu mau buat visa dan aku butuh sponsor dari dia maksudku untuk kelancaran dan ngk ribet2..dan dia udah kirim semua data dia lengkap sampe slip gajih dll, sampe pada titik dia menawarkan ttg mslh danna mksdnya untuk beli tiket dll, lalu aku jawab aku bisa beli sndri,dan saat aku minta ttg data yang kurang trs tiba2 dia bilang nanti aku kirim aku lagi karena katanya dia lagi sibuk ,trs aku bales ok aku juga lagi sibuk (trs dia ga kirim2 lagi deh, apa yang salah ya?) dan aku juga ga tanya2 lagi *gengsi ha ha ha.
    minta masukanya dong mbak..maaf ya panjang lebar

    • Busyet dah panjang bener, kayaknya mendingan di email ya 🙂

      Pertama, cowok bule open minded dan liberal itu harus diluruskan dulu. Tak semuanya seperti itu. Yang konservatif dan cupet buaaaaaanyak banget. Jadi jangan terjebak dengan hal ini. Pertanyaan pertama aku kurang paham, yang minder siapa? cowok bule minder karena kamu lebih kaya? If yes, itu balik lagi ke individunya masing-masing. Gak semua cowok itu minder kalau ceweknya sukses atau berpenghasilan tinggi.

      Cowok Oz ini aku gak dapat semua konteksnya, jadi tak bisa memberikan penilaian. Tapi aku kasih pertanyaan balik, udah berapa lama kenalnya?

  10. Aku udah sering banget kenal Sama bule.tapi aku gak kepengen punya relationship dulu msh mls.tapi akhirnya aku kenal cowok London..he seems sweet he met my parents twice n he asked me to moving in.but later kenapa yah dia jealous banget orangnya Dan posesif.Aku merasa kaya pacaran Sama cowo lokal n I dump him.but dia masih sering text aku.Aku suka Sama dia tp I want his trust.like everything I do seems wrong..pusing

    • Jangan salah persepsi dan menggeneralisasi bahwa orang asing tak cemburuan serta tak posesif. Sifat-sifat itu manusiawi kok dan gak kenal latar belakang sebagai warga asing ataupun warga lokal. Kamu udah tahu isunya trust, dan trust itu gak bisa dibangun satu malam, perlu waktu. So if he is worth it, go for it. Kalau gak worth it, ya tinggal aja.

  11. hi mbak, aku mau nanya sedikit nih karena aku takut ke-baper-an sama temen aku. aku punya kenalan bule,kita udah akrab banget padahal baru kenal beberapa bulan. dia tiap hari chat aku, dia selalu sempetin waktunya buat chat aku walaupun dia lagi kerja, entah cuman sekedar kabarin dia ngapain dan dimana. dia sering voice note aku, kadang juga video call aku pas lagi senggang weekend. dia biasa setahun sekali travel around the world but never back ke tempat yang sama 2x, tapi dia bilang mau balik ke sini lagi tahun depan buat liat saya, dan can’t wait for that time. dia makin lama makin banyak cerita tentang keluarganya, hobby dia, hal2 favorites dia, kebiasaan, yah banyak lah pokoknya dia makin terbuka untuk ceritain tentang dirinya dn banyak hal lain lagi. dia juga mulai sering mimpiin aku tiap malem. itu gimana mbak? kira2 dia suka aku atau akunya aja yang ke-GRan?

  12. Hiks mbak membantu banget, aku lagi deket sih sama bule Australia tapi aslinya memang dari Macedonia, aku sempat bingung karena dari nada pesan sih dia sayang tapi ketika kita ngomong buat urusan serius dia bilang nanti dulu atau kalaupun kita tidak bersama aku tetep menginginkan kamu di hidup saya sebagi teman, nah loo. apa karena jarak usia kita 11 tahun jadi dia mikir masak-masak ya mbak, padahal aku sih ga masalah soal usia

  13. Mbak Tjetje,, 😦 😦 cowok bule yg pernah saya ceritain ternyata udah menikah sama cewek Thailand.. 😦 😢😢😢

    Sorry curhat. Abis saya sedih banget

  14. Mbak Tjetje,,
    Setelah putus dari si bule Amrik yg istrinya orang Thailand itu, saya mulai dekat dgn bule Rusia yg saya kenal via facebook. Saya kenal bule ini tgl 23 Januari 2017. Komunikasi jarang banget dan kami nggak akrab sama sekali. Tapi tgl 8 Juni 2017 dia tiba2 aja datang k Indonesia karena memang sedang tur Asia Tenggara. Nginap 8 hari d rumah kami (sekarang dia udah pulang). Sikapnya k saya dingin banget selama d Indonesia. Tapi hangat sama adik laki2 saya. Jadi bingung… 😦 😦

Show me love, leave your thought here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s