Bule Hunter

Suatu hari saya mendengar pepatah baru yang tak diajarkan di sekolah di Indonesia, jangan sampai juga diajarkan, bunyinya: “No matter how ugly you are, if you are bule, you will always get a girl in Jakarta or in Indonesia.” Bukan orang Indonesia yang ngomong, tapi seorang asing. Ini sebenarnya sindiran buat sebagian perempuan di Jakarta yang terobsesi pada pria berkulit putih atau yang umum dilabeli bule hunter ataukah ini penenang hati buat para pria yang butuh perempuan sih? Entahlah.

Bule hunter adalah orang yang menginginkan pasangan berkulit putih. Alasan di balik pemilihan kulit putih bermacam-macam,  dari perbaikan keturunan, perbaikan kelas sosial hingga perbaikan status ekonomi. Yang saya tahu, di Indonesia kebanyakan bule hunter itu perempuan, tentunya ada yang pria, tapi hingga saat ini saya belum bertemu. Kata bule hunter sendiri memiliki konotasi agak negatif, baik di kalangan bule sendiri maupun di kalangan sebagian orang Indonesia. Mungkin karena para bule hunter ini seringkali hanya mau dengan bule dan menolak pria lokal (atau ditolak pria lokal).

cari pacar bule

Uniknya, perempuan yang biasanya malu-malu, kalau menyangkut bule mendadak berubah menjadi agresif. Begitu tahu nomor handphone si bule, nggak pakai babibu, langsung tancap gas dekati si bule bahkan nekat mengirimi foto selfie yang bikin melotot. Kalau belum tahu nomor telpon, segala cara dicoba demi mendapatkan nomor handphone atau pin BB. Kalaupun si bule sudah kawin, nggak jadi masalah, malah jadi tantangan tersendiri. Mbak pemburu bule ini juga dari berbagai kalangan lho, dari penjaga fotokopian hingga manajer restaurant.

Bule Hunter Matre

Ngomong-ngomong tentang perempuan bermotif ekonomi, ada perempuan yang menyeleksi calon pasangannya dari uangnya agar ketahuan pelit atau tidak. Cara testnya standard, dengan disuruh bayarain makana enak di restaurant dan bayar belanjaan. Kalau tak mau keluar uang, jangan harap hubungan bakalan berlanjut, apalagi ngarepin si mbak buka kaki lebar-lebar, eh maaf, bertekuk lutut.

Jaman ngekost di tempat lama, ada mbak-mbak pemburu bule yang cerdas (atau licik?). Tiap bulan kosnya dibayar oleh opa bule bahkan kendaraan pun disediakan si opa. Si Opa tak tinggal di kost-kostan, dia hanya jadi “ATM” yang secara rutin mampir ke kost untuk bayar.  Kamar kost boleh dibayari oleh si Opa tapi yang menghangatkan ranjang di malam hari, mas bule lainnya. Suaranya kalau lagi bercinta bisa menembus tembok kamar-kamar kos di sampingnya. Panas!

Mengapa Bule?

Beberapa hal yang menurut saya membuat bule terlihat lebih menarik ketimbang pria Indonesia adalah cara mereka memperlakukan perempuan. Perempuan bagi mereka kedudukannya sejajar dan punya suara dalam memutuskan sesuatu. Hal-hal kecil yang dilakukan pria, seperti membukakan pintu, menyilahkan perempuan duluan, sudah bikin perempuan terbang ke langit. Tapi perlu dicatat, membawakan tas perempuan nggak termasuk di dalam list ya, kalau ini sih bikin ilfil. Perlu dicatat, gak semua pria bule melakukan hal-hal seperti di atas lho ya. 

Bagi sebagian WNA, fenomena mencari bule ini ‘menguntungkan’ karena mereka bisa dengan mudahnya mendapatkan kekasih, dari kekasih sekejap, kekasih gelap hingga kekasih beneran. Guyonan sebagian dari mereka, sebagian perempuan Indonesia itu gampangan. Asal didekati bule, diajak makan, langsung deh buka kaki, eh… bertekuk lutut.  Disisi lain, ada juga WNA mengganggap seleksi yang dimulai dengan memilih kulit putih mereka itu sebagai hal yang salah. Bagi mereka, kriteria warna kulit untuk memilih pasangan itu bukanlah hal yang benar bahkan bisa dikatakan rasis dan membuat mereka tersinggung. Pemilihan pasangan itu seharusnya dari kualitas dan kepribadian mereka. Contoh kriteria yang benar, menurut mereka, adalah cerdas, punya pekerjaan yang baik, tidak merokok, datang dari keluarga baik-baik.

Blog ini banyak mendapatkan kunjungan dari para bule hunter. Kata kunci untuk mencari bule beraneka ragam, dari pin blackberry bule (hari gini masih pakai blackberry?), cara pengen punya pacar bule, kenalan bali bule, hingga  cari pacar bule tinggi putih ganteng. Kalau Cuma google aja kapan berhasilnya? Kalau mau cari bule itu mestinya modal dikit, daftar di dating site lah atau gaul di lingkungan yang banyak bulenya. Kalau mau nekat, nulis aja di expat forum, cari pacar bule, kayak yang di bawah ini.

minta pacar bule

Jadi bule hunter itu sah-sah aja (asal gak hunting suami orang ya!), tapi saran saya, jangan memilih pasangan karena kulitnya atau rasnya. Seleksilah pasanganmu lebih dalam, kalau kata orang Jawa dari bobot, bibit, bebet nya. Bule itu sama dengan manusia lainnya, ada yang baik, ada yang jahat, ada yang kaya, ada yang miskin, ada yang tukang mukul ada yang perhatian.  Yang membuat cara pikir mereka adalah bagaimana mereka dibesarkan dan dilingkungan serpeti apa. Jadi jangan asal nyamber bule ya. Seleksi yang bener, daripada sengsara di masa yang akan datang.

Bule hunter ini fenomena unik, bagaimana menurut kalian?

Advertisements

47 thoughts on “Bule Hunter

  1. Pendapatku tentang bule hunter, mereka mempengaruhi cara pandang bule ke perempuan Indonesia, jadi stereotype gitu maksudnya. Tapi kalo dipikir ya Ailtje, yang terjerat bule hunter itu ya tahu kok mereka dapet partner seperti itu. Maksudku yang akhirnya berhubungan dengan bule hunter/golddigger sekaligus pingin memperbaiki keturunan, biasanya juga ngga laku dikampungnya sendiri 😉

    • stereotype yang kemudian muncul sih perempuan Indonesia itu gampangan dan Indonesia itu surga buat dapat perempuan secara muda 😦

      Ada yang terkenal dulu opa tua umur 72 mengawini mbak2 umur 23. Bikin meradang, karena dia meremehkan perempuan Indonesia banget.

  2. Setelah liat judul postingan ini, menurutku kalo bule hunter itu yang “spesialisasinya” khusus bule doang, dalam artian WAJIB dan HARUS dapet bule, baik untuk pacaran / nikah. Karena kata ‘hunter’ dalam otak saya memang si ybs CUMA ‘memburu’ bule. Ogah sama ‘orang lokal’ 😀 Gak mau tau pokoknya wajib cari bule 😀 Kalo ada orang kayak gini berarti emg dia yang inferior. Kasarnya merendahkan ‘ras’-nya sendiri dan menganggap ras lain lebih unggul -_-

    Kalo saya pribadi, dapet jodoh aja udah syukur, lha ini kok mau pilih-pilih 🙂 Mau ras apa pun asal cocok dan punya komitmen sejalan, ayok lah.

    • Memang ada yang spesialisasinya bule, karena berbagai alasan. Malah ada yang khusus maunya dari negara/ wilayah mana aja.

      Setuju, emang terkesan merendahkan ras sendiri. Tapi harus dilihat kasus per kasus, ada juga yang ogah karena perna diperkosa bangsanya sendiri.

  3. aku sih tadinya ga peduli dengan fenomena ini… tapi menjadi mengganggu ketika si embak pemburu masuk ke komunitas traveler, dengan alasan mau berteman eh ga tahunya ngemodus. kasian dg ce2 komunitas lain yg ga tahu apa2 pasti dianggap setipe dengan embak pemburu. lebih kasihan lagi ada beberapa embak pemburu sampe cakar2an rebutan bule…. oh dunia

  4. “Uniknya, perempuan yang biasanya malu-malu, kalau menyangkut bule mendadak berubah menjadi agresif. Begitu tahu nomor handphone si bule, nggak pakai babibu, langsung tancap gas dekati si bule”

    Jadi mau sharing pengalaman teman saya 🙂

    Ada perempuan berusaha ngobrol sama suaminya pas dia lagi ga ada. Jelas suaminya risih n ngeluarin HP untuk nge-chat sama teman saya.. ee tiba-tiba HP nya direbut si perempuan, n dgn amat pede dia miscall ke nomornya sendiri dan bilang “save my number ya!” Hahahaha si bule cuma bisa speechless saja.

      • Duh ngeri bacanya,, emang gila bener perempuan2 indo ini klo liat bule,
        Jangankan penjaga fotocopy istri paman saya sendiri juga gitu
        Maen nglandotan dilengan suami ku ga hargai banget saya yang ponakannya padahal kalo sama suami ponakannya yang lain biasa aja 😒

      • Emang sadarnya genit kayaknya,
        Suami ku juga smpe speechless cuman nyengir doang hahaha…,, besok2 kalo ketemu lagi tak tamengin aja tuh suami ku biar ga dinglandoti lagi😡

  5. Hey mba alitje ( semoga ga salah nulis naa ) hehe… Woah ahirnya saya nemuin blog ini yg isinya hMpir sepikiran sih sama saya.. Awalnya saya kira bahwa jalan pikiran saya yg aneh.. But i think… Jalan pikiran beberapa perempuan indonesia lah yg harus di benerin haha…
    Well mantan saya Bule belanda dan bener banget ga semua bule itu kaya apalagi pinter.. Tapi sayangnya… Temen temen lokal saya selalu bernegatif thinking dgn saya yg disejajarkan dgn mereka yg bule hunter.. Wuih.. Sakit hati sih.. Lha wong biar jelek jelek begini.. Saya S2 dan ga pernah minta juga sama si bule…
    Lha menghadapi orang2 ini gimNa yah? Tutup telinga dan bungkus diri dalam selimut yah?
    Thank you

  6. stereotype itu….. soal nya smp skr selalu di tanyain… gmn rasa nya merit ama bule? enak ya? ….. klo yg nanya dah merit saya tanya balik: gmn rasa nya merit ama org indonesia? enak ya? ….. 🙂

  7. Saya nikah 20 thn yg lalu, kenal dari internet juga (jaman internet masih sepi). Bukan dari site dating atau apalah… Kita kenal dari website utak utik komputer. Kita cocok karena sama-sama “geek”.
    Saya baca ini sambil geleng-geleng karena benar benar dunia yg tidak saya kenal.
    Suami saya karyawan biasa, saya juga karyawan di salah satu negara eropa.

    Hidup kami cukup walau tidak bergelimang harta. Tidak miskin juga karena ada 2 gaji yg seimbang.

    Yang menyangka hidup di eropa itu enak (untuk yang manja), salah besar. Tapi kalau senang mandiri, punya pikiran kritis dan terbuka, mau bersaing dalam kompetensi dengan europeens maka kalian bisa bahagia. Buktinya saya bahagia 🙂

    Jadi bukan masalah bule apa lokal. Tapi motivasi pernikahannya itu apa. Karena itu yang membawamu pada kebahagiaan.

    • Good point Mbak, motivasi perkawinan beraneka ragam dan perbaikan ekonomi salah satunya. Wajar sih manusia ingin hidup yang lebih baik, tapi mengawini orang untuk ekonomi, menurutku gimana gitu. Walaupun itu menjadi praktek yang sering dilakukan di negeri ini

  8. Seneng banget baca tulisan Mbak Alitje yg hampir semuanya mewakili pemikiranku.
    Kayaknya bule-bule (yang ga suka menyalahgunakan keramahan cewek indonesia) mulai sadar dan mulai merasa diresahkan dgn bule hunters itu. Citra wanita Indonesia udah mulai jelek dan dicap perebut suami orang. Bukan rahasia lagi klo istri-istri para expat itu takut dengan cewek-cewek agresif Indonesia. Pernah baca suatu blog yg ditulis expat prancis yg bahas kehidupan di jakarta terutama cewek-cewek jakarta, disitu dijelasin secara rinci pendapat mereka tentang bule hunter ato ‘chick’ di jakarta, dari tempat-tempat mereka biasanya mencari mangsa.. mall dan bar ditengarai paling banyak bule hunternya, terutama B.A.T.S.. trus dijelasin juga ciri-ciri dan modus kebanyakan bule hunter.. modus “Mama sick drama”! Sebagai cewek Indonesia sedih dengernya 😦
    Karena nila setitik, rusak susu sebelanga! Kasian cewek-cewek indonesia yg bukan pelaku bule hunter jadi kena imbas stereotypenya. 😦
    Bahkan temenku sendiri terang-teranan declare klo dia bule oriented, ga peduli tuh bule udah uzur apa nggak. Motif utamanya katanya “buat perbaikan keturunan biar anaknya bisa jadi model terkenal”. Halah halah *elus dada*.
    Sorry to say, tapi menurutku orang-orang yang masih menganggap “bule equals to money” atau yang berpikiran kulit putih itu lebih bagus daripada kulit gelap..pada dasarnya mereka masih memiliki mental terjajah..

  9. Kmrn nyasar dsni karena penasaran ama cwo Indonesia yang menikahi wanita bule, maksudnya pingin tau dr segi socio culturenya. Etapi mmng mungkin kondisi Indonesia sdh begitu parah nya sih..

    • Sebenarnya sih gak bisa juga dianggap parah, karena gak ada statistik yang bisa menunjukkan sebelum dan sesudah.

      Tapi entah mengapa, pengalaman saya menunjukkan hal-hal yang luar biasa yang bikin saya tercengang.

      • Iya Mbak, saya jg berdasarkan laporan pandangan mata aja.Tp jgn2 klo ada penelitian serius malah menyibak fakta yg lebih mencengangkan lagi..hehe, who knows..
        Penyebabnya jg kompleks sih, kira2 bisa me-reset motif “salah/tidak tepat/kurang baik” mbak2 bule hunter itu gak ya?
        At least, mo go international ya tetep pake manner dan harga diri lah..

  10. Halo mba.. aku mau cerita nih, awalnya aku cuman iseng aja mau temenan sama si bule tapi si bule itu ngejar ngejar aku skrg, dia sampe belain dtg ke kota aku yg bisa d bilang ga terkenal dan kecil buat ketemu aku sesampainya dia d kota aku aku kepaksa ketemuan sama dia dan dia kyk seneng banget dia minta d kenalin ke temen temen aku dan aku kenalin, tapi aku malah dapat komentar negatif dari mereka cara jelasin ketemem aku gimana ya mba?
    makasih

  11. Hi Author
    Ga sengaja tertarik sama artikel ini pas lagi googling iklan yang cari model bule..
    geli sendiri bacanya.. haha
    yah biarpun fenomena ini bener kejadian, ambil sisi positifnya aja la.. berarti pasangan kita kan dianggep ganteng sama orang lain, biarpun kadang gondok tapi kita harus bangga..
    Kasian loh kalo disebut “bule hunter” gitu. Mungkin dulu mreka pernah tersakiti sama pria local,dia jadi kapok.
    kaya fenomena di filipin yg lebih heboh dari di indo katanya awalnya karna cowo local disana suka ga tanggung jawab, malas, &main fisik. Maka pada beralih kebule lah..

    Kalo saran ku, gadis2 bukan perawan model gini, ga usah dimusuhin, nanti mreka malah tertantang untuk lebih.
    dibaikin aja.. di ajak temenan.
    aku pernah koq kejadian, tiap minggu si wanita whatsapp ,telpon2 minta ketemu,ini itu.
    aku suruh dateng,ku ajak makan skrg ga pernah whatsapp lagi.
    jiper mungkin. Haha

    -anyway, a real man cant b stolen-

  12. :)))) Kalau kejer bule mungkin hak semua orang, yang ngeselin kalau sudah ngejer2 suami orang ya mbak, ga peduli lokal atau bule.
    Aku pribadi lebih tertarik sama pria western karena pola pikir yang lebih membebaskan wanita sih, jadi lebih free untuk mengejar mimpi masing2

  13. nice article mba!! Like this bgt. Kebetulan pasangan ku bule, dan dia dan tmn2 bule lainnya ilfil banget sama cewek indonesia yang agresif banget. Pernah ke eastern promise di kemang dan omg bule hunter bertebaran pada pake kemben sampe mau jatoh itu kembennya. Segitu di obral nya kahh? Malu sbg cewe indonesia hiksss. Salah satu alasan kenapa pasangan ku tergila-gila sama aku adalah karena pertama kali pdkt, aku sama sekali gak interest dan biasa aja dideketin bule. Katanya : ure not easy girl hahah. Kalo menurut aku sih stay classy not trashy. Jangan jd cewe gampangan haha dan sedih juga kalo org mikirnya pacar bule pasti terkesan bitchy, gampangan, maid face. Hikss aku merasa terhina karena menurut aku wajahku gak jelek2 amat dan masih laku di pasaran cowo2 lokal haha. Tp susah sih emang itu udh melekat banget di pola pikir orang indonesia.

    • Sama .. ak baru prtama x pacaran sma bule, d knal in sma tmn, krn tmn ku pcrnya bule juga.. tp d kmpus temn2 ku suka ngejek
      *kaya udh nggak laku aja sma orng indo*

      *lu kan ga jelek kok mau sh sma bule*

      * tu bule kok mau sma lu kan muka lu ga kya pembantu *

      Dan akhrnya 7 bulan pacaran kita putus.. cow bule sma indo sama aja sh menurut tergantung kita nya… ak sdh syang sma dia sring ak upload foto sma dia d sosmed smpai akhrnya suatu hari tmn ksh tau kalau pcr ku itu match dengan dia d slh stu online dating (tmn ku ini emng pnya bnyak tmn bule, dia sring jln2 sma bule) ak kget..dan ak tanya ke cow ku tnyta dia jwb jujur yes.. tp itu kjadian sblm knal aku.. lngsung ak brpikir bsa jd smpai skg dia msh pkai itu online dating dan cheating.. thats why lbh baik ak putus aja..

  14. boleh curhat g mbak??
    aku suka bule mbak,bnyak di sekitar ku yg nikah jg sm bule,tante,tetangga…. jujur pngen banget bahagia seperti mereka,tp jg g mnutup kmungkinan kalo ada cwo lokal yang sk sm aku,asalkan kriterianya pas. pinter,berwibawa dan tegas,tp rta2 cwo indonesia sk cwe yg cntik,cwe item kya aku g masuk kategori cantik di mta mrk…
    dgn putus asa stelah di tinggl cwo indonesia karena kecantol cwe yg lebih cantik,aku ikut dating site mbak,di sna kenal bule mcm2 ada yg cm cri patner liburan doang,ada yg kakek2 g punya malu,ada yg serius…krn bnyaknya bule yg mau knal sm aku,jd aku putuskan gmn klo cri pcr bule aja,kali aja jodoh. tp aku pilih g asal pilih, liat bibit bebet bobot lho mbak. dr bnyak bule ada 1 yg bner2 baik mnurut aku,sayang keluarga apa lg ibu dan adik perempuannya. dia jd shbt aku, trus dia minta aku jd pcrnya bukan hanya sekali mbak.tp brkali2 krn aku tolakin. g ada perasaan ap2 tp dia buktikan cintanya dr menelfonku stiap hr,memperkenalkanku ke keluarga dan teman2nya,memperlakukanku seperti seorang putri, bru kali ini ada pria seperti dia,selama bbrapa kali dengan pria lokal sma skali g ada yg semanis dn romantis dia,akhirnya aku memiliki prasaan untuk dia,dn aku bilang yes stelah bbrapa kali dy memintaku jd pacarnya.yang aku rasakan adalah bahagia.dia tidak memandang fisikku yang kata bberapa teman ku jelek.dy bilang aku cantik setiap hari,bukan hanya dia tp keluarganya jg.
    tp mbak,kbahagiaan ku d artikan lain oleh org2 di sekitarku
    ad yg mencemooh aku bule hunter dn nanyain ap yg aku inginkan dari mereka, saat menjawab cinta,mrk seolah g percaya,mrk pikir aku ingin uang dr pcr ku.blum lagi ada yang ngecap aku bitch
    kalo aku ingin uang,aku sudah minta sama pcrku dr kmarin2 dy slalu nawarin aku uang untuk kbutuhn ku,slama dy bukan suamiku,aku g bs minta2 uang,lagian aku bukan cwe matre.mencintainya pun dengan segala kekurangannya.itu yg membuatnya semakin mencintai ku.

    gr2 g tahan sm omongan org2 itu aku smpet diemin dia. tp akhirnya ya sudahlah biar mereka ngecap aku kya apa,aku terlanjur mencintainya.

    emang bner ya mbak?cwe kya aku ini yg punya pcr bule itu bitch,n bule hunter yg g bner??
    tp aku murni cinta sm dia karena dia.bukan ada apa2nya.
    sedih kdng aku smpe nangis,pcrku blang mrk cm iri sm aku,tp yg ngejudge aku bukan cm cwe single,tp cwe yg pcrnya jg bule
    aku harus gmn ya mbak?

    • Halo Lili, nggak semua perempuan itu bule hunter dan menjadi bule hunter pun sah-sah saja, walaupun bikin orang lain gak nyaman.
      Soal apa kata orang, nggak usah didengerin, capek kali kalau ngedengerin kata mereka. Selama punya pasangan orang asing bakalan sering dilihatin, disangka ini itu, dari negatif sampai positif. Hitung-hitung belajar jadi Syahrini lah, banyak haters dan loversnya.

  15. Istriku bule dari rusia tapi saya bukan bule hunter krn udah saling kenal bertahun tahun lalu itupun bertemu di negeri seberang dan pastinya nikah sama bule lebih banyak gak enaknya daripada enaknya

  16. iya, si pacar kesini juga masih aja diuber2 bule hunter. padahal ada akuuuuu
    dan emang harus dilurusin juga ya buat mbak2 bule hunters, mreka itu suka sama cewe yg mandiri. si pacar bisa suka sama aku jg krn aku mandiri, pnya penghasilan, dan bisa berkarya. jadi jangan dikira pnya psangan bule itu enak gara2 duit mreka bnyak. kecuali…. kalo ada om2 bule yg emg cari cewe2 cuma buat seneng2 aja kali yaa.. dia kluar duit, mbak2 bule hunter juga dpet duit
    tapi miris ahhh… jangan merendahkan harkat dan martabat wanita Indonesia dong, plis ya

  17. Sharing donk mbak, klo blh mnt tlg aq minta referensinya donk ntuk dikenalin ama cewek bule, mbak kn punya bnyk tmn bule, klo aq nyarinya ga asal bule tp yg dewasa dn brpengetahuan luas alias ga kaku dlm brpendirian, aq nyari yg sama2 mau ntuk diajak belajar br-sama2 mnjalani hiidup dn mau menerima kelebihn dn kekurangn masing2. Please respon lwt email aj mbak. Oya bagi tmn2 yg sama2 curhat disini tlg jg donk bagi2 infony ke aq syukur2 klo qta bisa tmenan scr nyata. Aq harap qt sama2 krja sama dlm kebaikan untuk mncari jodoh yg baik dn untk menjalani hidup yg lbh baik lg ke dpnnya, amen.
    Info ditunggu. Mksh sblmnya.
    Harris: nollapanlimalapan smbilnsatusmbilndua duatigampatnol
    hamarzam@gmail.com

  18. I love your blog mba. Bikin ketawa dan mengernyitkan dahi krn baru tau kl ada yg smp niat jadi kayak ala2 agen gt. Cuma mau berbagi pengalaman, kl saya pernah makan kata2 sendiri, ga akan pernah mau punya pacar bule karena pasti akan ribet ujungnya. Eh, gara2 temen trus2an maksa pas jaman saya kuliah di Australia untuk ktemu dulu, toh cuma kenalan, eh akhirnya kecantol beneran. Tapi yah sesuai dugaan, setelah setahun akhirnya bubar jalan jg. To be honest, he’s my biggest broken heart. Saya malah merasa cowo Indonesia lbh punya etika dan bisa jaga hati cewe, atau mungkin saya saja yang kurang beruntung.

    Yang saya sayangkan, temen saya ini, I care about her so much. Dia dah declare kalau mo punya suami bule krn dah tobat tinggal di Indonesia. Tp bagi saya itu hak dia, asal dia bahagia dan ga ngerugiin orang lain. Yg jd masalah, dia bbrp kali curhat karena sering sekali dimanfaatin dalam setiap relationship nya. Memang sih bukan secara material, tp kerugian immaterial yg dia alamin menimbulkan kerugian yang ga kalah besarnya. Aku cuma bisa bilang ke dia, dia perlu coba untuk usaha sendiri kalau memang mau tinggal di Australia as a resident, tanpa ngandelin cowo, karena sebenernya bisa, asal ngikutin step2nya (dia saat ini pakai visa student). Well, as a friend, I could only pray, wish her luck dan ngenalin dia ke temen2 yg bs dpt permanent resident visa tanpa menikah sama Australian. Ikut sedih juga soalnya setiap dia disakitin sama bule2 itu.

    *Btw mba sudah publish buku? Kl blm, mungkin bisa mempertimbangkan nulis buku edisi “Bule Hunter”? I bet it’s gonna be a big hit 😊

    • Hi terimakasih atas sharingnya ya Dee. Soal jodoh kita mah gak bisa ngatur, udah ada yang ngatur. Kalau soal memanfaatkan, rasanya gak kenal latar belakang kewarganegaraan atau ras deh, cowok brengsek mah brengsek aja. Aku gak mau mikir nulis buku, karena driven untuk profitnya terlalu besar, sementara menulis sampai saat ini bukan untuk profit. Anyway, thanks for your support. Seneng bisa bikin ketawa 😉

  19. nemu tulisan yang menarik ini, fenomena bule dan bule hunter memang tidak ada habisnya untuk di bahas. definisi bule menurut bule hunter sepenglihatan aku adalah pria asing yang berbadan tinggi dan berkulit putih serta mata uangnya dollar atau euro yang jika ditukar dengan IDR jelas berkali-kali lipat orang kemajuan ekonominya beda makanya terlihat kaya, disana biasa aja tp di indo kaya raya.
    kebetulan pacarku juga bule, godaannya banyak juga ya punya pacar bule terutama dari kaum hawa negara sendiri, mas bulbul temenan di fb sama aku dan beberapa hari setelahnya banyak wanita entah itu bule hunter atau gak added dia dan mengirim puluhan pesan dan nulis di wallnya dia, dia risih banget sampe2 nutup wall-nya. dia sampe bertanya2 apakah wanita indo begitu agresif dan terkesan gampangan (padahal gak semua). pacaran lintas culture banyak tantangannya memang, tapi worth it kalo bule-nya emnk serius dan gak main2.

Show me love, leave your thought here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s