F. Xaverius – Perak Indonesia Kualitas Dunia

Saya ini pengunjung rutin pameran Inacraft Indonesia, karena doyan belanja barang “murah”, kualitas bagus & kalau bisa made in Indonesia. Ada satu booth yang nggak pernah saya tengok kalau lagi pamerah Inacraft atau pameran lainnya, booth silver F. Xaverius. Pernah sekali pas Inacraft nengok, saya ‘nggak kuat lihat harganya’. Bisa bikin kartu kredit dan dompet menjerit-jerit pilu. Perak koleksinya bagus-bagus & bakalan bikin pencinta perak menjerit-jerit pengen, tapi harganya itu. Jadi booth ini nggak pernah saya tengok karena nggak cocok dengan misi saya yang mau cari barang “murah” tapi kualitas bagus.

Weekend minggu lalu, saya & seorang teman menjelajah Katumbiri Expo 2013. Niat awalnya cuma ke booth perak langganan kami dan memborong disana, setelah uang habis pulang. Saking ramainya booth ini, kami terpaksa harus keliling dulu sembari menunggu para buyer selesai memilih. Jadilah kami berkeliling untuk mencari jodoh hadiah buat Non Aling.  Tak hanya buat non Aling, tapi juga buat saya yang hari itu boleh memilih hadiah ulang tahun. Meskipun ulang tahun sudah lewat, tetep girang dong boleh milih hadiah.

Lewatlah kami di booth F. Xaverius ini, lalu tergoda melihat-lihat, dari tergoda melihat ini kami lalu terjerembab ke dalam lembah nista belanja. Harus beli, mumpung di Jakarta, kalau gak beli nanti ilang diambil orang lain, jadi sedih deh. Begini nih kelakukan perempuan kalau pengen bikin alasan bagus untuk menjustifikasi keputusan belanja. Tapi kami cukup tahu diri, yang ditaksir bukan bebatuan  yang bisa buat bayar DP rumah. Cukup yang ramah dikantong, ditambah diskon 30% makin ramah, tapi dasar perempuan, sudah dikasih diskon masih nawar lagi ke Marketingnya FX Silver, Pieter. Setelah diberi harga bagus, lalu timbulah niat baik dari saya, memilih hadiah ulang tahun di booth ini. Saya nemu Temen saya yang nemu, saya bajak dan harganya sesuai dengan budget dia. Kami juga berhasil menemukan hadiah buat si Aling. Seneng banget!

My Birthday Present from Kiki

Salah satu koleksi F. Xaverius

Pieter mengatakan kalau suka desain, F. Xaverius bisa membuatkan. Saya yang sudah sempat beberapa kali mendesain anting, langsung tertarik dengan tawaran ini dan menanyakan berbagai pertanyaan tentang produksi. Jadilah kami ngobrol panjang lebar. Dari obrolan itu akhirnya kami tahu kenapa perhiasan di F.Xaverius ini harganya sedikit lebih tinggi dari toko perak lainnya. Beberapa alasannya antara lain karena:

Kualitas Perak

Komposisi perak di dalam perhiasan F. Xaverius itu dijaga supaya minimal 925, bukan maksimal 925. Beberapa perhiasan bahkan pure perak tanpa campuran. Lalu kami ditunjukkan bagaimana cara mengetahui perhiasan perak yang 100% perak. Ternyata soft dan bisa diadjust dengan mudahnya. Tak hanya itu, perak buatan FX Silver ini tak bisa menghitam hingga kelam. Pieter lalu menunjukkan gelangnya dan akan jadi sehitam apa perhiasan buatan F. Xaverius. Rupanya, gelang yang dia pakai tak pernah dibersihkan. Kekelaman perhiasan perak ternyata ditentukan oleh pencampuran perak dan bahan lain. Untuk menjaga kualitas campuran peraknya, di FX Silver, hanya anggota keluarga mereka saja yang tahu komposisi perak mereka. Jadi yang mencampur perak kalau bukan sang Papa, Mama, Pieter ya saudaranya Pieter. Menarik ya?

Perhiasan perak yang menghitam menurut Pieter cukup direndam air dan dibersihkan dengan sabun cuci piring. Ini kalau beli di mereka ya. Atau kalau gak mau repot-repot, bawa aja ke toko mereka dan minta pegawainya cuciin. Gratis.

Desain yang Unik

Kalau soal desain, tak diragukan lagi desain mereka memang lain daripada yang lain. Kebanyakan desain mereka tak ada di toko lain. Jika rajin mengamati perdagangan perak di Bali, biasanya begitu satu desain muncul, toko-toko yang lain termasuk pasar Ubud juga akan memunculkan desain yang sama. Ekslusifitas perak Bali memang kurang terjaga. Berbeda dengan FX Silver yang susah nyari “KW”nya. Desain-desain cantik ini ternyata dibuat oleh para anggota keluarga. Untuk desain-desain yang cantik biasanya didesain oleh Ibu dari Pieter, sementara desain karya Pieter sendiri agak gothic. Ada juga desain kakaknya yang suka menggunakan batu-batu besar.

Kalau mau mendesain di mereka juga bisa, ada dua opsi perak di casting atau hand-made. Untuk perak yang dicasting, akan dibuatkan cetakannya dan dibuatkan desainnya dulu menggunakan lilin, bahkan estimasi berapa gramnya pun ketahuan. Pencontekan desain sendiri juga tidak akan dilakukan, karena cetakan akan diberikan ke desainer ketika barang sudah jadi. Minimal pemesanan, biar “murah” 10 biji. Hwa..langsung tertarik bikin, tapi antrinya bisa berminggu-minggu karena yang order banyak.

Garansi Seumur Hidup

Saya ini pengguna perak yang agak grasak-grusuk. Perhiasan perak saya suka tiba-tiba bengkok, atau patah. Banyak juga yang hilang atau tercecer di dalam tas. Nah di F. Xaverius, perhiasan peraknya mendapat garansi seumur hidup untuk pencucian atau perbaikan. Waktu untuk perbaikan dilakukan selama kurang lebih dua minggu karena workshop mereka ada di Pandaan, Jawa Timur. Di Jakarta sendiri mereka punya beberapa toko di mall besar. Market Jakarta sendiri baru digarap mereka, karena mereka lebih fokus ke pasar Amerika dan Canada. Mereka ternyata sudah memasok Disney dan Elle. Wah siapa yang nyangka?

Kemarin kami dikasih lihat satu gelang, kalau salah satu bagian gelang itu terbentur lalu rusak dan harus diganti, akan butuh waktu lama untuk memperbaiki, karena gelangnya harus dibongkar dan ditata ulang. Perhiasan apapun yang diperbaiki, jika F.Xaverius punya stock yang baru, bisa langsung ditukar dengan perhiasan baru yang modelnya sama. Wah…kalau kayak gini sih, pembeli reseh macam saya nggak perlu ngomel-ngomel nih.

Penutup

Buat yang gila diskon, sudah kelewatan momen diskon karena toko yang berdiri sejak 3 December 1983 ini sudah memberikan diskon besar-besaran awal bulan lalu. Huhu..saya sedih, dompet gembira riang. Semoga aja si Pieter baca blog ini dan tahun depan ngasih diskon yang lebih rajin, nggak hanya pada pameran, tapi juga di toko.

Saya sendiri berkeinginan mampir ke Showroom mereka di Pandaan karena si Pieter menjanjikan keliling tempat produksi kalau kami mampir. Hwa…mau banget, kan lumayan bisa ditulis di blog. Tapi kalau ke toko perak itu kudu bawa duit banyak, jadi cita-cita ditahan, mari menabung dulu. Semoga bisa terwujud sebelum pindahan ke Dublin.

Buat yang doyan perak dan tinggal di Jakarta silahkan mampir ke Alun-alun GI, atau ke PIM 2 (deket Mango) untuk melihat koleksi mereka. Kalau mau lihat di website juga bisa disini: http://www.fxsilver.com cuma sayangnya, gak ada harganya. Kalau lagi di Pandaan silahkan tengok koleksi mereka di showroom mereka, di Jl. RA Kartini 25 Pandaan. Siapa tahu diajak keliling tempat produksi sama Pieter.

Ada yang doyan perhiasan perak?

xoxo,
Tjetje
Menyukai perhiasan perak