Ahli Hamil

Tidak, saya tidak sedang hamil dan tidak berencana hamil dalam waktu dekat. Tapi beberapa orang yang saya cintai sedang menanti buah hati mereka. Saya pun riang gembira untuk mereka, bahkan langsung bikin rencana untuk mengunjungi mereka. Menariknya, gak di Irlandia, gak di Indonesia, ternyata reaksi orang terhadap kehamilan itu sama, sama-sama kasih selamat, lalu dilanjutkan dengan memberikan saran-saran yang aneh-aneh.

Masalahnya, saran-saran ini tak diminta dan buntutnya jadi mengganggu banget. Mendadak semua orang jadi ahli dan suka memberikan tips-tips kehamilan yang bikin Ibu hamil makin eneg. Kasihan mereka, sudah kena morning sicks masih harus berhadapan dengan saran dan mitos ini. Mau dengar beberapa di antaranya? Yuk mari!

Makanan dan penghakiman

Ibu hamil makan mie instan, minum soda, atau makan junk food. Mendadak dunia runtuh dan orang tak dikenal sekalipun langsung ribut. Kadang-kadang mereka tak ribut sih, tapi memandang dengan tatapan tajam penuh penghakiman, beberapa yang nekat biasanya nyamperin dengan komentar pedas seperti ini:

Jangan makan ini, gak bagus banyak micin, nanti anaknya bego”

Jangan minum ini, banyak gula, nanti bayinya besar. Kalau bayinya besar, kamu susah ngeluarinnya”

Jangan makan junkfood, gak sehat”

Jangan makan yang pedes-pedes, nanti bayinya kepedesan dan kepanasan di dalam perut”

Beberapa saran ini mungkin ada benarnya, tapi janganlah membunuh kebahagiaan Ibu hamil yang mau makan (dan juga kebahagiaan pasangannya yang lihat makanan masuk ke dalam mulut para ibu hamil itu). Biarkan keluarganya dan sang calon Ibu bahagia karena bisa makan tanpa perlu dikeluarkan lagi. Lebih-lebih kalau gak kenal sama si Ibu hamil dan asal ngasih saran di depan umum.

Rencana Melahirkan

“Jadi nanti rencananya mau melahirkan normal atau Caesar? Jangan melahirkan Caesar deh, rasanya gak jadi Ibu beneran” #IbuPalsu

Nah Ibu-ibu yang diputuskan dokter harus melakukan operasi caesar karena alasan kesehatan biasanya pusing luar biasa, karena rencana melahirkan ini dianggap tak normal. Lalu mendadak mereka semua lebih pandai dari dokter dan menyarankan untuk pindah dokter saja supaya tak perlu operasi caesar. Ya ampun…

Sementara, yang mau melahirkan normal juga ada saja yang menyarankan untuk caesar, karena melahirkan normal bisa membuat anak bayi trauma. Nah, kalau ingin melahirkan di air, atau gentle birth, ampun, siap-siap ribut panjang deh.

Soal menyusui

Saya mendengar banyak sekali tekanan yang dialami oleh para Ibu ketika baru melahirkan dan proses menyusui, apalagi kalau ASI sedikit. Tapi sebenarnya tekanan ini sudah dimulai sejak kehamilan. Ini gak cuma di Indonesia lho, di luar negeri juga sama, walaupun di Indonesia mungkin tekanannya lebih keras! Para Ibu-ibu penggerak ASI tentunya menyemangati untuk memberikan asi. Lalu calon Ibu yang memutuskan akan memberi susu botol, habis deh kena ceramah panjang yang lagi-lagi tak pernah diminta.

Sebaliknya ibu-ibu yang niat memberikan ASI juga kadang-kadang dicela, karena tak sedikit orang yang menganggap memberikan ASI itu ewww. Btw, bicara soal tips, saya membaca di satu forum ada ibu-ibu yang diberi tips untuk┬ámengeraskan puting dengan cara menyikat. Yang tak menyenangkan, saran ini diberikan oleh orang tak dikenal. Aduh…duh…

Penutup

Masih banyak lagi tips-tips dan mitos ajaib yang diberikan tanpa diminta kepada para ibu hamil. Dari mulai larangan menitipkan anak di penitipan anak (karena mudah sakit) atau sebaliknya harus menitipkan di sana, supaya lebih kuat dalam berhadapan dengan penyakit). Maksud memberi saran ini mungkin baik, berbagi pengalaman hidup. Tapi kasihan kan para calon ibu ini, apalagi kalau sebelum hamil sudah dihujani dengan pertanyaan kapan hamil, kok gak hamil-hamil, buruan keburu expired.

Kamu, pernah dapat tips atau saran tanpa diminta yang mungkin aneh?

xx,
Tjetje

Advertisements