Perempuan Simpanan

Ada celetukan yang berkata, kalau pengen  makan sate kambing, pergi aja ke abang-abang penjual sate aja, beli sate, nggak perlu pelihara kambing. Celetukan ini bermaksud untuk menyindir para pria di Indonesia yang suka repot menyimpan perempuan. Biaya merawat kambing tentunya  lebih mahal ketimbang makan sate di abang-abang kan?

Saya mendefinisikan perempuan simpanan sebagai perempuan yang disimpan secara sembunyi-sembunyi tanpa dikawinin, baik secara agama maupun legal. Kepada perempuan-perempuan ini masyarakat memberikan label perusak rumah tangga. Beberapa memang merusak rumah tangga orang dengan penuh semangat dan strategi perusakan yang matang. Tujuan akhir perusakan ini: perceraian bagi sang pria yang diakhiri dengan perkawinan manis bagi perempuan simpanan.  Tapi banyak juga kasus dimana perempuan simpanan hadir ketika rumah tangga sudah terlanjur rusak. Merekalah yang jadi obat penghangat bagi para pria-pria yang kesepian.

mystery_marriage_affair_455495

picture was taken from: toonpool.com

Menyimpan perempuan, menurut saya tidaklah murah. Di kost-kostan tempat saya dulu tinggal ada beberapa perempuan simpanan. Tak hanya perempuan simpanan, pria simpanan pria lain pun juga ada. Kost-kostan di Jakarta emang penuh drama macam sinetron. Para pekerja kostlah yang suka bercerita betapa bergelimangnya para perempuan simpanan ini. Uang rutin datang setiap bulan, kendaraan disediakan dan abang juga rutin datang menagih jatah. Kedatangan abang ini bisa dilihat dari sepasang sepatu hitam mengkilat yang menunggu di luar pintu  kamar kos. Jika beruntung, perempuan simpanan bisa pindah dari kos ke apartemen & disediakan pekerja rumah tangga. Tetapi ketika masa pakai habis, sang penyimpan bosan, ataupun konflik timbul, maka perempuan ini beresiko kembali ke kostnya. Tak hanya perempuan simpanan yang merana, kalau sudah begini pekerja rumah tangga pun sengsara karena kehilangan pekerjaan.

Orang asing yang menyimpan perempuan juga banyak. Sebenarnya mereka ini nggak perlu repot-repot mencari perempuan, karena menjadi orang asing di Indonesia itu magnet berdaya tarik super kuat untuk mencari perempuan. Bukan rahasia lagi kalau banyak perempuan Indonesia bisa disimpan WNA dengan ongkos yang relatif murah. Dulu, seorang tetangga kos yang berasal dari Africa pernah mendadak curhat ke kamar saya karena pacarnya punya perempuan lain yang dibiayai setiap bulannya dan perempuan ini  menjadi frustasi dibuatnya. Eh lucunya, si pacar masih rajin mampir untuk ambil jatah dam diterima dengan kaki tangan terbuka. Lha gimana sih?

Kenapa perempuan mau disimpan?

Ada banyak alasan perempuan mau disimpan. Easy money menjadi alasan kuat perempuan mau disimpan. Tapi uang juga bukan satu-satunya alasan. Ada juga kasus perempuan yang mau disimpan pria-pria yang tak berkantong tebal, karena masalah hati, kehangatan tempat tidur dan perhatian. Perempuan simpanan memang berbeda dengan pekerja seksual. Mereka pakai hati ketika berhubungan dengan pria. Kendati pakai hati, tak semuanya setia pada satu pria, saya kebetulan pernah tahu beberapa (nggak cuma satu lho ya) perempuan yang disimpan dua orang pria. Entah bagaimana perempuan-perempuan ini membagi jadwal setorannya. Untungnya (dasar orang Jawa), tak ada bayi yang lahir dari hubungan-hubungan tersebut. Coba kalau ada, gimana ngeklaim bapaknya? Test DNA lah!

Perempuan yang kehilangan suaminya, baik karena kematian maupun perceraian, juga seringkali dilabeli tidak baik oleh masyarakat kita. Para janda sering kali menjadi korban kekejaman masyarakat dan secara semena-mena dituduh menjadi perempuan simpanan. Padahal, banyak janda yang berjuang mati-matian untuk menghidupi dirinya sendiri serta keluarganya tanpa menjadi perempuan simpanan. Anehnya, perilaku masyarakat berubah menjadi sedikit lebih baik kepada istri simpanan, alias istri yang sudah halal secara agama, tapi disembunyikan dari istri pertama dan juga para keluarga. Mungkin masyarakat berpikir bahwa setidaknya perempuan ini tidak sedang berbuat dosa dengan pria lain. Anehnya, masyarakat begitu jahat kepada perempuan-perempuan tapi jarang menjadi jahat kepada pria-pria yang punya simpanan.

President Perancis

kalau ini diambil dari: http://jeffreyhill.typepad.com/

Punya rantangan (perempuan simpanan ini, seringkali disebut sebagai rantangan, karena sering dan mudah dibawa kemana –mana), kambing, atau apapun istilah lainnya yang ajaib itu pilihan para pria. Menjadi perempuan simpanan juga merupakan pilihan. Tubuh, hati dan hidup perempuan-perempuan ini adalah milik mereka, bukan milik kita. Jadi kalau mereka memilih untuk menjadi perempuan simpanan itu hak mereka. Tapi sesungguhnya ketika perselingkuhan ini terjadi, ingatkan para perempuan simpanan ini dengan istri sah dan anak-anak yang menangis pilu karena rindu ayahnya? Wahai para pria yang suka menyimpan kambing, ketika rumah tangga tidak sehat dan tidak ada keinginan untuk menyehatkan, kenapa nggak pisah aja sih?

Ailsa

Pernah dituduh jadi simpanan oleh tetangga gila