Angkutan Umum di Dublin & Irlandia

 

Saya menerima beberapa email dari pembaca Blog ini yang menanyakan dengan detail sistem transportasi di Dublin maupun di Irlandia. Nah jika di postingan saya sebelumnya saya ngomel karena banyak pembaca yang gak riset, kebanyakan yang nanya tentang sistem transport biasanya sudah riset tapi sedikit bingung jadi akan saya coba bantu melalui postingan super panjang ini.

Leap Card

Leap Card merupakan kartu yang berfungsi untuk mempermudah proses pembayaran transportasi dan membuat harga tiket lebih murah beberapa persen. Kartu kecil ini bisa didapatkan di toko kelontong, atau bisa dipesan secara daring. Untuk turis yang mendarat di Dublin, kartu ini juga bisa didapatkan di toko kelontong di terminal kedatangan bandara. Penambahkan saldo sendiri dapat dilakukan di toko kelontong atau di mesin-mesin penjual tiket tram.

Dublin Bus

Bis kota berwarna kuning yang dilengkapi wifi ini merupakan andalan Dublin dan tak beroperasi secara sembarangan. Ia hanya datang pada jam-jam tertentu seusai jadwal dan hanya berhenti pada perhentian yang ditentukan. Jadwal hari kerja dan akhir pekan pun tak sama. Halte bis ini diberi nomor dan pada sebagian kecil halte terdapat jadwal bis yang berhenti di halte tersebut, serta perkiraan ketibaan. Sebagian besar halte bis hanya berupa tiang-tiang tanpa informasi apapun. Makanya melakukan riset dan mencatat jadwal kedatangan bis sangat penting. Mereka yang menggunakan telepon genggam juga bisa mengunduh aplikasi Dublin Bus.

Bayar bis sendiri bisa dilakukan dengan uang koin dan harus pas. Koin tersebut dimasukkan ke dalam wadah di depan pengemudi. Jika uang tak pas, akan ada tanda terima untuk mengambil kembalian di tempat tertentu. Pengguna Leap Card bisa menempelkan kartunya di mesin yang terletak di sebelah kanan pintu masuk dan membayar ongkos paling mahal atau menyebutkan tujuan (untuk jarak pendek) dan menempelkan kartu di mesin di depan pengemudi.

Kebanyakan bis memiliki informasi berupa layar serta suara yang memandu halte-halte yang dituju, tetapi banyak juga bis yang tak memberikan informasi. Biasanya, saya mengakali dengan membuka google map atau mengkomunikasikan pada pengemudi. Oh ya untuk menghentikan bis cukup memencet tombol-tombol merah di dalam bis dan ketika keluar jangan lupa bilang terimakasih pada pengemudi. #IrishBanget

Bis Antar Kota (Bus Éireann atau AirCoach)

Ada beberapa bis untuk ke luar kota tapi dua bis ini yang paling sering saya gunakan. Tiket-tiket bis bisa dibeli secara daring dan tiket tak perlu dicetak, cukup dengan menunjukkan telepon genggam saja. Pembelian daring ini sangat saya sarankan karena pemegang tiket daring lebih diprioritaskan dan bisa memotong antrian. Selain itu, harga tiket akan sedikit lebih murah jika dipesan jauh-jauh hari.

Jika Dublin bis bisa terlambat, bis antar kota relatif tepat waktu. Jika jadwal keberangkatan pukul 4 berarti bis akan tutup pintu pada pukul 4 (atau bahkan empat kurang satu menit) dan pemegang tiket daring sekalipun tak akan diperkenankan naik. Enaknya, penumpang bisa mengubah jadwal seenaknya dan pergi pada bis selanjutnya pada hari yang sama. Perlu dicatat, tak ada kondektur untuk bis-bis ini, jadi tas harus dinaikkan dan diturunkan sendiri.

DART dan Kereta Api

Kereta Api di Irlandia melayani perjalanan jauh, tak hanya di Republik Irlandia, tetapi hingga Irlandia Utara yang merupakan bagian dari Inggris. Sementara DATR, yang artinya Dublin Area Rapid Transit, merupakan kereta komuter di sekitaran Selatan dan Utara Dublin. Kereta ini tak hanya beroperasi di sekitar Dublin saja, tapi juga hingga County Wicklow. County ini terkenal sebagai tempat shooting film PS. I Love you.

Jika tiket kereta api bisa dibeli di stasiun ataupun secara online, tiket DATR hanya bisa dibeli di stasiun atau menggunakan Leap Card (dengan menempelkannya ke pintu masuk menuju kereta dan menempelkan lagi pada saat keluar). Membeli tiket kereta secara daring SANGAT saya sarankan, karena harga tiket kereta akan menjadi lebih mahal, bahkan mencekik, ketika dibeli mendadak. Catatan penting bagi turis-turis supaya tak keliru, stasiun kereta api yang besar di Irlandia ada dua, Heuston (untuk wilayah selatan, barat dan juga barat daya) serta Conolly.

Taksi

Tak seperti di Jakarta, tak banyak taksi yang lewat di Dublin, kecuali di pusat kota. Mencari taksi lebih mudah ke tempat-tempat dimana pengemudi taksi nongkrong menunggu penumpang. Tarif taksi sendiri relatif mahal, apalagi pada saat jam pulang dugem. Semakin banyak penumpang juga akan semakan mahal, karena ada biaya tambahan. Dari pusat kota ke bandara misalnya berkisar 25 hingga 30 Euro. Di Irlandia sendiri UberX merupakan taksi umum yang menggunakan aplikasi ini. Soal keamanan taksi, duh gak usah dibahas lah, kebanyakan aman kok, tapi tetap ada saja yang gak aman dan supirnya kurang ajar (saya kebetulan sudah punya banyak pengalaman buruk dengan pengemudi taksi).

Luas (Tram)

Luas merupakan tram dalam kota Dublin yang terbagi menjadi dua, jalur merah dan jalur hijau. Jalur merah beroperasi dari The Point hingga Tallaght, sementara jalur hijau beroperasi dari St. Stephen’s Green hingga Sandyford. Lucunya, kedua jalur tram ini tak tersambung sehingga penumpang yang akan berpindah harus berjalan kaki dulu sejauh 1.4 km [Update 2019: Luas dari dua jalur ini sudah disambungkan].

Luas System

Tiket Luas, yang rata-rata harganya 2.6 hingga 3 euro ini bisa dibeli melalui mesin-mesin yang tersedia di setiap halte dan pembayaran dapat dilakukan dengan uang kertas, koin ataupun kartu. Selain tiket per perjalanan, ada juga opsi tiket harian, mingguan, atau bahkan tiket bulanan. Tak ada  yang mengecek tiket di dalam tram, tapi jika ada pemeriksaan secara acak, penumpang tanpa tiket bisa didenda sebesar 45 hingga 100 Euro.

Semoga postingan panjang ini bisa membantu mereka yang akan berjalan-jalan di sekitaran Dublin dan Irlandia. Jika ada yang perlu ditanyakan, jangan segan untuk mengirimi saya email atau meninggalkan komentar. Tapi jangan kaget juga kalau sayanya nyolot karena jawabannya sudah ada di postingan ini.

Kamu, pengguna transportasi umum atau kendaraan pribadi?

Xx,
Tjetje

 

 

Advertisements