Tempat Belanja di Dublin

Menjelang Natal, berbagai sudut pusat kota Dublin dihiasi dengan aneka rupa lampu-lampu cantik. Lampu-lampu tersebut mulai dinyalakan pada tanggal 15 November kemarin dan banyak orang yang datang ke kota untuk lihat lampu. Saya termasuk salah satunya. Selain lampu, jendela-jendela pusat perbelanjaan di Dublin juga dihiasi dengan aneka rupa hal yang cantik untuk menarik orang berbelanja. Suasana Natal di Dublin memang selalu menyenangkan.

Salah satu aktivitas menyenangkan yang bikin pusing adalah berburu hiasan Natal serta hadiah Natal. Pusing karena jumlah orang yang belanja banyak banget sampai milih-milihnya gak puas karena terlalu padat. Padahal baru bulan November, belum Desember. Saya mencoba mengulas beberapa tempat belanja paling di Dublin, dari yang mulai kelas “mangga dua” hingga kelas Plaza Indonesia. Semua tempat belanja di bawah ini bisa diakses dengan jalan kaki di tengah kota Dublin. Jadi jika sedang melancong ke Dublin, tak ada alasan untuk tak berbelanja.

Baile Atha Cliath (Dublin) is ready for Christmas #ChristmasLight #Dublin #Ireland #Light

A photo posted by Ailsa Dempsey (@binibule) on

Henry Street, di jalanan ini bisa ditemukan Primark serta Arnott’s

Guineys

Menulis tempat belanja di Dublin tanpa melibatkan Guiney nampaknya akan menjadi dosa. Jadi walaupun saya geli dengan tata letak dan gaya toko ini, yang mirip toko di jaman tahun 1990an, saya tetap awali tempat belanja di Dublin dengan Guineys. Di Dublin sendiri hanya ada satu Guiney dan mereka menjual aneka rupa perabot rumah hingga pakaian. Konon, Guineys ini merupakan tempat favorite orang tua berbelanja. Websitenya bisa ditengok disini.

Penney’s (dikenal juga dengan nama Primark)

Surga belanja murah ini memang dilafalkan seperti anggota tubuh pria. Namun di luar Irlandia, Penney’s dikenal sebagai Primark. Bagi saya tempat ini adalah primadonanya barang murah, persis seperti ITC ataupun mangga dua. Mereka menyediakan aneka rupa produk dari mulai pernak-pernik rumah hingga pakaian. Dengan musim dan trend yang berganti secara cepat, Penney’s merupakan tempat alternatif untuk membeli pakaian murah tanpa perlu bikin dompet bolong. Mereka juga seringkali menjual produk-produk sisa dengan harga yang lebih miring. Soal kualitas, tentunya tak sebagus dengan produk yang berharga lebih mahal, tapi jika hanya untuk sekali dua kali pakai, bolehlah.

TK Maxx

TK Maxx bukanlah toko asli Irlandia, tapi dari Amerika. Konsepnya persis dengan Factory Outlet di Indonesia (atau di Bandung). Isinya aneka rupa pakaian perempuan dan pria, dengan merek terpilih dengan ukuran yang terbatas tetapi dengan harga yang jauh lebih murah. Parfum, sabun, sepatu serta perlengkapan rumah tangga juga ditawarkan dengan harga murah. Para penggemar Jamie Oliver juga bisa menemukan peralatan masak dengan merek Jamie disini. Bagi penggemar Spanx, TK Maxx juga seringkali menjual dengan harga murah, jauh lebih murah ketimbang Jakarta.

Kilkenny

Berkunjung ke Irlandia, tak afdol rasanya jika tak berkunjung ke toko yang dipenuhi dengan barang-barang desain Irlandia. Selain menawarkan perhiasan desainer Irlandia, Kilkenny juga menawarkan kristal dan kerajinan lainnya. Sejujurnya saya agak iri karena di Jakarta saya tak pernah melihat satu toko yang fokus pada barang-barang desainer Indonesia (CMIIW).

Avoca

Avoca ini sebenarnya merupakan nama desa di co. Wicklow di Irlandia. Desa ini rupanya terkenal dengan rajutannya. Avoca di Dublin tak hanya menjual rajutan wool yang super halus dengan warna-warna cantik, tapi juga terkenal dengan kue-kuenya yang enak. Bungkusnya pun cantik, cocok untuk buah tangan. Saya sendiri cenderung menghindari makan di Avoca karena mata yang suka lapar dan ingin membeli semua cake yang mereka jual. Di Irlandia, cake dijual dalam porsi besar, mungkin bisa dimakan dua orang di Indonesia.

Arnott’s 

Nah yang ini merupakan department store asli Irlandia. Sekelas Sogo ataupun Metro di Jakarta. Barang-barang yang ditawarkan sangat berkualitas dan tentunya harganya jauh di atas Penney’s. Soal produk yang di tawarkan tak perlu dibahas lah ya, tapi yang paling saya sukai dari Arnott’s adalah jendela-jendelanya pada saat Natal (dan juga saat yang lain). Tahun ini misalnya, jendela Arnott’s dipenuhi dengan aneka rupa permainan yang bikin mulut tak berhenti berkata wow. Saya mengambil beberapa foto jendela Arnott’s tapi hasilnya tak terlalu memuaskan. Pantengin terus instagram saya  karena saya akan pasang foto jendela Arnott’s disana.

Brown Thomas

Nah ini tempat belanjanya Mbak Syahrini nih karena banyak merek-merek papan atas, termasuk Hermes, berada di Brown Thomas. Brown Thomas di Dublin berada di Grafton Street, jalanan Dublin yang paling terkenal sebagai tempat belanja. Tahun ini Brown Thomas bermandikan lampu-lampu cantik, videonya bisa dilihat Disney.

Carroll’s Irish Gift

Nah kalau toko yang satu ini merupakan tempat belanja oleh-oleh, dari mulai gantungan kunci, magnet, hingga jaket-jaket tebal bertuliskan Guinness ataupun Ireland. Harga gantungan kunci di Irlandia memang sedikit lebih mahal dari di tempat lain, apalagi jika belinya untuk teman satu kantor, tetangga, teman kursus dan para teman lainnya. Pajak yang tinggi merupakan alasan mahalnya produk-produk suvenir di Irlandia, tapi ada insetif bebas pajak bagi turis. Formulir free tax bisa dengan mudahnya diminta saat membayar di kasir, termasuk di Carroll’s.

Belanja di Irlandia itu menyenangkan, karena tak ada penjaga toko yang repot membuntuti pembeli untuk mengawasi gerak-gerik. Ini tak hanya berlaku di toko yang mahal saja, tapi juga di toko yang murah. Nampaknya Irlandia sudah lebih paham dengan maksimalisasi teknologi CCTV.

Bagaimana dengan kalian? Sibuk belanjakah?