Biaya Hidup di Dublin

Postingan ini berurusan dengan uang dan uang itu relatif. Bagi sebagian orang terlihat mahal, bagi sebagian orang lainnya terlihat tidak mahal. Tapi perlu diketahui biaya hidup di Dublin itu memang tinggi dan tujuan dari postingan ini tidak untuk pamer ya, tapi untuk memberi panduan supaya orang-orang yang akan pindah ke Dublin (dan sering mengirim email pertanyaan serupa) bisa dengan mudahnya mendapatkan informasi. Setidaknya  mereka yang mau pindah tak perlu menunggu email balasan dari saya (yang kadang-kadang bisa berhari-hari).

Baiklah, mari kita mulai!

Akomodasi

Pertanyaan utama yang sering ditanyakan orang pada saya adalah berapa biaya menyewa rumah atau apartemen di Irlandia. Hohohoho…kalau pernah baca beberapa postingan saya pasti tahu bahwa rumah adalah isu yang panas di Irlandia dan biaya sewa apartemen ataupun rumah di sini cukup tinggi. Beberapa waktu lalu, salah satu koran disini menuliskan bahwa biaya rata-rata menyewa properti di Dublin itu setidaknya 1400 Euro per bulan.

Berdasarkan pengalaman kami menyewa apartemen di tengah kota (kami dulu menyewa di daerah Dublin 6), harga sewa berkisar di angka 2000an untuk 3 kamar. Sementara yang 1 kamar setidaknya 1200an. Pinggiran kota Dublin tentunya mematok harga yang lebih murah dan pilihan yang lebik baik, seperti rumah dengan halaman yang luas untuk 1200-1400. Tapi bedanya gak signifikan dan tinggal di pinggiran ini konsekuensinya berurusan dengan transportasi publik.

Disini, ongkos kontrak biasanya dibayarkan tiap bulan, tak perlu tiap tahun seperti di Indonesia dan ada deposit yang jumlahnya sama dengan uang sewa bulanan. Deposit ini bisa hilang kalau akan keluar dari kontrakan dan gagal memberikan one month notice, atau kalau ngerusakin bagian rumah/ apartemen. Saran saya untuk yang pindah ke Dublin, coba cari sharing rumah atau apartemen. Ada kamar yang disewakan termasuk bill, ada juga yang belum termasuk bill. Sementara kalau mau cari rumah/ apartemen sendiri bisa dicari di: daft.ie.  

Transportasi Umum

Transportasi di Irlandia itu MAHAL. Tapi untuk pelajar dan pengguna kartu Leap, ada potongan ektra yang membuat ongkos jadi murah. Karena saya bukan pelajar, saya gak bisa kasih gambaran. Tapi sebagai commuter, dalam seminggu biaya transportasi tram biasanya berkisar 24 Euro sekian sen. Tak mungkin lebih, karena ada capping system untuk satu minggu. Kalau belum seminggu sudah habis 24 Euro, maka ongkos tram di sisa minggu itu gratis. Ongkos tram per jarak jauh sendiri, jika dibeli tanpa kartu, berkisar di harga 3.30 Euro, sementara yang terdekat dibandrol diharga 1 Euro lebih sekian sen.

Anti mainstream, got myself a private bus, not a private jet 😜😜😜 #DublinBus #Ireland #Bus

A post shared by Ailsa Dempsey (@binibule) on

Bagaimana dengan bis? Gak beda-beda jauh dengan tram. Bedanya kalau tram harus beli tiket di mesin, bis harus beli di supir dan harus bawa koin banyak-banyak. Soal sistem transportasi di Irlandia bisa dibaca di postingan ini.

Belanjaan

Di Indonesia, kita dimanjakan dengan mini atau supermarket yang menyediakan berbagai macam pilihan produk, dari yang paling murah hingga yang paling mahal, tergantung target market dari supermarket tersebut. Sebaliknya, di Irlandia supermarket yang murah (macam Aldi, Lidl dan Supervalue) tak menawarkan banyak pilihan. Produk-produknya pun bukan dari merek ternama, tapi produk khusus yang memang disediakan untuk supermarket tersebut. Mirip seperti produk pilihan Carefour yang harganya murmer itu tapi kualitasnya sedikit lebih baik. Soal  bagaimana supermarket-supermarket ini kapan-kapan saya ceritakan ya.

Nah biaya groceries sangat tergantung dengan gaya hidup yang belanja. Belanja irit, menurut perhitungan saya biasanya gak jauh-jauh dari 25 – 40 Euro untuk satu minggu. Ini dengan catatan rajin membeli produk-produk yang lagi diskon dan makan Γ  la orang sini. Kalau mau makan tempe atau sayur-sayuran khas Asia akan jauh lebih mahal lagi, karena sayur mayur Asia itu harganya lebih mahal. Belanja di Toko Asia juga bisa bikin kantong bocor karena semuanya dipengenin. Tapi berita baiknya, di beberapa toko Asia di Dublin, mahasiswa biasanya dapat diskon 10%.

Oh ya supermarket premium disini juga ada, Tesco, Dunnes, Mark and Spencer. Supermarket yang terkesan lebih mahal ini sebenarnya tak begitu mahal selama tahu dan telaten dalam memilih. Bahan pun bisa dapat murah, terutama yang sudah menjelang masa kadarluwarsa.

A very sunny day in Dublin which only lasts for 5 minutes. #Summer2016 #Dublin

A post shared by Ailsa Dempsey (@binibule) on

Biaya lain-lain

Nah ini yang paling tricky karena banyak dan printilan. Isi pulsa setidaknya 20 β‚¬, sudah termasuk data 4 GB dan telpon serta SMS lokal tak terbatas. Biaya sampah sendiri, biasanya ditimbang. Untuk sampah daur ulang gratis, tapi sampah sisa makanan dan sampah yang tak bisa didaur ulang dihitung perkilo. Estimasi saya sih sekitar 20 €  per bulan. Untuk yang tinggal di apartemen tak perlu pusing untuk urusan bayar sampah, karena sudah termasuk Management fee.

Biaya listrik bergantung dengan kondisi rumah dan betapa seringnya berada di rumah. Musim juga sangat berpengaruh, karena musim panas matahari sangat panjang, sementara musim dingin matahari cenderung pendek. Biaya listrik juga  tergantung dengan ukuran tempat tinggal, dan sistem pemanas di rumah, tapi setidaknya diperlukan 100€ per bulan.  Biaya air di Irlandia dihitung pertahun, setahunnya sekitar 160 Euro untuk satu orang. Sementara untuk keluarga dengan 2 orang dewasa biayanya 260 Euro per tahun.

Televisi di Irlandia tak hanya TV kabel saja, tapi juga pajak televisi ke negara. Disini namanya tv license, biayanya setahun 160€. Daripada bayar segini mahalnya, mendingan beli proyektor bekas aja sama layar. Nanti kalau dikunjungi petugas, tinggal bilang tak punya TV. Nah kalau TV cable sendiri, biasanya jadi satu dengan internet dan ditawarkan dengan harga 40 – 80€. Tergantung kebutuhan.

Banyak pertanyaan juga tentang mencari pekerjaan di Dublin. Pelajar disini diperkenankan kerja hingga 20 jam setiap minggunya dan upah minimum perjam berkisar di angka 9 Euro.  Belum termasuk pajak ya. Sementara, mencari pekerjaan untuk pasangan dimungkingkan, selama pasangannya bisa dibawa ke Irlandia. Rupanya,  ada  Universitas disini yang tidak memperkenankan mahasiswa S2 untuk membawa keluarganya. Akibatnya kedutaan tak mau mengeluarkan visa.

Saya yakin masih banyak komponen biaya yang tak tercantum di tulisan ini. Tapi setidaknya ada sedikit gambaran tentang biaya hidup di Dublin. Jika ada pertanyaan yang tak terjawab, silahkan drop email ke saya, I’d be more than happy to help. Saya juga sangat menyarankan mahasiswa yang tiba disini untuk join dengan asosiasi Indonesian-Irish. Biaya joinnya murah, gak sampai bikin kantong bocor.

Selamat berakhir pekan. Punya rencana apa akhir pekan ini?

xx,
Tjetje

Advertisements

28 thoughts on “Biaya Hidup di Dublin

  1. sy jg sering mbk lihat daft.ie,,hehe bukan utk beli sih cm lihat2 hrga rmh dsna,,rata2 200€ lbh tp ssuai sih sm keadaanny,,n yg bkin sy ngiler ada sbuah rmh djual yg dket bgt sm rmh msa kcilny idola sy,,aduh cm bs ngeces liatny,,mf curhat πŸ™‚

  2. Mbak Ailsa, weekend sy rencana mau buat kue Nastar & Kaastengels tapi baru hari ini badan sy rasanya gak fit (demam, sakit kepala,lemes)
    Ada pajak TV ke Pemerintah…? Jadi inget jaman dulu TVRI ada iuran TV terus ada kartu iurannya. Kami dulu jarang bayar iuran TV karena TV nya rusak terus jadi kalo ada petugas datang kasitau aja (dinyalain TV nya)
    Eh. Btw mamanya mbak mau datang ke Irlandia ya… Asyik ya! Enjoy the moment πŸ‘πŸ»πŸ˜Š (sy baca komen mbak di blog mbak Noni..)
    Have a nice weekend & take care mbak!

    • Mbak Ririn, seru banget mau bikin kue lebaran. Istirahat dulu ya Mbak biar gak sakit.

      Pajak TV ini memang aneh banget, apalagi buat yang kerja dan jarang nonton TV ya.

      Terimakasih. I’ll definitely have a good time with my mom. 😍

  3. Mahal menurutku biaya hidup disana. Apakah itu berarti orang2 irlandia punya gaji yang lebih besar ? Klo nggak, pasti negaranya udah di demo. Tv aja pake pajak segala ha ha ha….. Lucu buat orang seperti saya.

    • Dibandingkan negara-negara Eropa lainnya sih mahal. Terus untuk anak-anak yang baru dapat kerja akomodasi juga mahal. Dengan gaji sedikit lebih tinggi dari UMR aja banyak yang harus sharing rumah/apartemen. Terus beli rumah, bagi sebagian orang, juga harus dengan dua pemasukan.

      Waktu dapat surat Tagihan pajak TV ITU saya juga ketawa. Aneh banget punya TV kok disuruh bayar pajak. Sementara mereka yang gak kerja dan bergantung pada social welfare gak perlu bayar pajak ini.

  4. Setahuku di Amsterdam juga begitu. Kalau di pusat kota, biaya akomodasinya mahal banget. Bangunannya tua pula. Kalau di pinggiran, biayanya lebih murah plus bangunannya relatif baru. Tapi memang jauh dari mana-mana. Tapi untungnya kalau di Amsterdam, sistem transportasi umumnya cukup πŸ˜›

  5. Kebetulan nih kak Tje posting. Aku lg mulai liat2 rumah d melbourne utk s2 nanti.. Rata2 sih biaya sewanya AUD 2.000an/bulan dan itu ada yg fully furnished dn ada yg sama sekali gak furnished.. AUD 2.000/bulan termasuk paling murah d sana dan sptnya blm termasuk internet, listrik, air. Kayaknya beda tipis ya sm d dublin?

  6. postingannya bagus banget nih, nambah informasi untuk yg mau pidah ke Dublin. kalo di Rome juga biaya akomodasi lumayan mahal, apalagi kalo letaknya di pusat kota. untuk biaya air biasanya bayar per 3 bulan, sampah bayar per 6 bulan.

      • Iya naik turun. Mobilku kecil jd mungkin ga seboros yg model jeep. Itu aja hrs diisi setiap between 7-10 hari, €50 full tank. Itu pun ga dipake kemana2, plg ke tempat kerja, ke town, nengok mertua, plg ke rumah. Kl weekend dolanan wah ga sampe seminggu hrs diisi lg.
        Itu pengeluaran yg dasar dan pokok ya. Kl pny anak tmbh guede. Temenku sampe nunda ngajak anaknya ke horse riding lesson, €20/ jam/ anak. Anaknya 2. Nmnya lesson ya hrs rutin seminggu sekali. Sedih dia krn dia tahu anak2nya pasti bahagia sekali kl bs ikut lessob

      • Iya 😦 kalau tinggal di country hrs punya mobil. jelek dalam arti ga ada transportasi reguler dari ke, not even per jam. Contoh dari rumahku kalo mau ke main village dmn kita bs naek bis kecil ke main town, jaraknya 10km. Ndak ada transportasi umum ke situ. Nah itu bis kecil pun datengnya per 3 jam kalo ga salah. Sad to say that I won’t be able to carry out my daily activities without a car

  7. Tje aku nungguin postingan supermarket kamu malahan sekarang hehehe. I love supermarkets! di sini ada yang murah meriah supermarketnya, kayak semacam warehouse gitu karena minim dekor namanya Pak n Save — tapi memang murah meriah dia.

  8. mba itu biaya sewa apartemen muahaaaalll biyangeet yaaa… πŸ˜€ di Los Angeles sini ditengah kota dekat sama bandara untuk yang 2 kamar dan kondisinya juga bagus dan nyaman sekitar 1200$ perbulan mba.. ga kebayang tinggal disana kalo istri ga kerja ya mba apalg yg suaminya biasa biasa aja huhu harus kerja keras banget 22nya..

      • Benerr banget mba apalagi pajak itu juga tinggi banget kan.. diLA juga gtu mba sebisa mungkin kerja si istri apapun lah yg penting kerja, aku ada temen dr indo juga dan nikah ikut suaminya di LA juga di Jakarta kerja diperusahaan gas sampe LA kerja di supermarket kata dya gapapa drpda ga kerja bikin pening kalo cuma satu kantong doang. Minimal gaji suami diatas 7000$ baru deh klo jd ibu rumah tangga biasa gapapa tp dibawah itu jd ibu rumah tangga ngos ngossan mba ngatur pengeluaran yaa huhuhu

  9. Sama aja ternyata ya, kalo saya tinggal di pinggiran Sydney di sini harga sewa apartemen satu kamar sekitar $300-$500/week mungkin kalo di Sydney lebih mahal. Yang paling gede emang biaya listrik&gas apalagi winter selain buat masak, buat heater sama mandi air panas.

  10. Infonya muantaaaaap mbak.. aku pingin coba stay di sana beberapa bulan soalnya calon q orang italy yang lagi kerja di sana makanya mau cari info yang lengkap soal hidup di Dublin gitu. Jika ada tambahan info boleh dong bagi2 mbak.. tengkiyu πŸ˜€

  11. Di sana, english nya fasih gak sih? pengen ngelancong kesana untuk eropa atau mamarika di boston/minnesota. #ImpianRetirement.

Show me love, leave your thought here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s