Overdosis Gula

Kebanyakan orang asing yang datang ke Indonesia pasti komplain urusan kemanisan. Mending kalau komplainnya tentang orang Indonesia yang super manis. Tapi manis yang dikomplain adalah urusan makan & minum. Hobi kita memasukkan gula kemana-mana dianggap sebagai kebiasaan yang buruk yang berbahaya bagi kesehatan. Nggak usah pakai emosi nanggapinya, apalagi nuduh antek asing mau merusak kebudayaan kita. Mari kita tengok dulu isi piring dan gelas kita!

 sugar

Dimulai dari makanan favorit saya kita semua, nasi putih yang pulen dan hangat. Comfort food untuk sebagian orang Indonesia. Tapi sebagai karbohidrat, nasi ini akan diolah tubuh menjadi gula dan kalau makan nasinya banyak-banyak, gula darah dipastikan cepat naik. Biar makin sempurna, seringkali kita menambahkan kecap manis ke atas nasi, hingga warnanya jadi coklat. Malah, jaman saya kecil, Eyang saya suka menambahkan kecap manis di dalam telur orak-arik, biar ada rasanya kata beliau.

Lauk-pauk ataupun sayur mayur kita juga sering yang dibumbui dengan gula-gulaan. Nggak percaya ada gula dalam lauk-pauk kita? Itu sate ayam pakai kecap manis, gudeg dimandikan dengan gula Jawa, bumbu pecel pakai gula Jawa, bumbu gado-gado pakai gula Jawa, ini kenapa gulanya harus Jawa sih, Jawanisasi ya, bahkan sambal aja diberi gula supaya gurih katanya. Katanya lho ya, tepatnya saya kurang paham karena saya gak bisa bikin sambal & bukan peminat sambal. Orangnya sudah pedes sih!

Sayur bening yang terlihat bening pun tak luput dari cipratan gula. Papeda kalau bikin juga pasti dikasih sedikit gula. Sedikit kok, gak banyak, tapi tetep gula kan? Saking demennya kita dengan yang manis, roti-roti di Indonesia juga cenderung lebih manis ketimbang roti-roti di luar Indonesia. Pengecualian roti tawar ya.

handling with grace

Photo from: handlingwithgrace.com

Sebelum saya dituduh ini itu sama para haters, iya blog ini udah kayak IGnya mbak Syahrini aja, udah ada hatersnya, saya kasih disclaimer bahwa sesungguhnya makanan di Indonesia nggak semuanya mengandung gula-gulaan ya. Ikan asin tentunya gak pakai gula dong ya.

Kebiasaan kita memakan makanan manis juga disempurnakan dengan kebiasaan minum-minuman manis. Teh, dari yang paling murah hingga yang paling mahal, dipastikan dicampur gula supaya manis. Aroma teh tentunya kalah oleh manisnya gula. Btw, jaman saya kuliah dulu saya pernah ke perkebunan teh. Daun-daun teh dari kebun tersebut, yang kualitasnya baik dieksport untuk pasar internasional, sementara kita mendapatkan batang dan daun grade 3. Ya nggak heran, karena kita memang lebih doyan minum air gula dengan aroma teh.  Pengecualian di Tanah Sunda ya!

Nggak cuma teh, kopi instant di negeri ini juga selalu diberi tambahan gula dan susu. Saya menghabiskan beberapa menit menyusuri lorong swalayan membaca satu-satu isi kopi instant, hasilnya semuanya manis. Kayaknya kalau tak ada gulanya, kopi-kopi ini tak akan laku. Ini kita gak perlu bahas lagi minuman lain atau juga dessert Indonesia (yang pasti manis lah ya) , percayalah kita sangat kaya dengan yang manis-manis, dari es cendol, sampai klepon. Dessert buah juga gak lepas dari gula, pepaya ditaburi gula, buah-buahan dicocol di gula merah, bahkan buah-buahan dipotong kecil-kecil dimandikan di dalam air gula (es teler maksudnya).  Mohon maaf yang tinggal di luar negeri, semoga gak langsung ngidam. 

Tubuh kita memerlukan gula dan makan gula, dalam jumlah yang berimbang itu baik kok, apalagi kalau rajin olahraga. Tapi ketika kita makan secara berlebihan, rutin minum yang manis dan nyemil makanan manis, dan malas gerak, tentunya akan bahaya. Bahaya buat gigi, bahaya buat kadar gula dalam tubuh dan beresiko diabetes. Menurut riset, diabetes (dan juga penyakit lainnya) tak Cuma merugikan diri sendiri, tapi juga merugikan negara. Apalagi kalau pengobatannya pakai BPJS.

Kebiasaan mengkonsumsi gula membuat permintaan gula melonjak pesat dan membuat Indonesia berpotensi menjadi importir gula terbesar di dunia mengalahkan Cina. Hwa hebat kan kita!

Have a nice weekend semuanya. Awasi konsumsi gulanya ya!

Xx
Tjetje
Kalau minum teh tanpa gula