Budaya keseharian masyarakat Irlandia

Seperti biasa kalau mati ide saya suka lihat-lihat search term untuk mencari ide. Rupanya minggu lalu ada yang mencari tahu tentang keseharian masyarakat Irlandia. Berbeda dengan Indonesia yang bermandikan matahari, Irlandia disiram hujan setidaknya terjadi dua kali dalam seminggu. Hujan pertama bertahan selama tiga hari, selama hujan kedua bertahan selama satu minggu. Negeri itu memang kesiram hujan 366 kali selama setahun, tak heran jika budayanya berbeda dengan negeri kita, walaupun ada juga kebiasaan yang mirip dengan kita.

Nongkrong

Orang Indonesia hobinya nongkrong rame-rame sambil nyari Wifi gratisan, terus sibuk ngobrol lewat messenger cek sosial media atau malah mainan Hay Day. Eh. Nah, di Irlandia, budaya nongkrong lama-lama di pelataran minimarket itu gak ada, tapi budaya nongkrongnya punya dong. Mereka nongkrong di depan café pada saat matahari bersinar saat musim panas ataupun musim gugur, berjemur ceritanya. Tak hanya  di café orang Irlandia juga gemar nongkrong di taman sambil ngasih makan bebek & burung (ini mah saya) atapun baca buku. Gak cuma orang Irlandia yang hobi nongkrong di taman, orang-orang di belahan dunia lain yang beruntung punya ruang publik (taman) juga gemar berleha-leha di taman.

Tempat  nongkrong lainnya? di pub dong, sambil menikmati musik, nonton pertandingan olahraga, atau hanya ngobrol-ngobrol. Tanpa laptop, ipad, gadget dan juga power bank di atas meja. Penikmat nongkrong ini tak hanya anak muda, tapi juga orang-orang tua.

Minum teh

Orang Irlandia gemar banget minum teh atau kopi di Café ditemani scone atau cake. Setelah ngeteh, ngobrol-ngobrol ini itu, mereka pada cabut. Nggak lama-lama kalau nongkrong. Soal teh, walaupun tak punya upacara minum teh orang Irlandia konsumsinya tinggi banget. Kalau menurut website ini sih nomor dua di dunia. Ya gimana gak nomor dua kalau mereka jarang minum air putih dan selalu minum teh. Gak heran kalau gigi-gigi orang Irlandia itu pada kecoklatan terkena tannin dari teh. Oh ya, di Irlandia, teh dicampur dengan susu segar dan disajikan tanpa gula.

Nonton Olahraga

Tak cuma anak muda yang hobi nonton olahraga, nenek-nenek di Irlandia juga banyak yang hobi nonton olahraga. Nggak semua tentunya. Jika ada pertandingan tak cuma stadion yang penuh, tapi pub-pub pun dipenuhi para fans. Bahkan, saat ada pertandingan, sudut-sudut kota dan toko-toko pun berhias dengan pernak-pernik olahraga. Kilkenny contohnya, berhias dengan kucing hitam, simbol tim kesayangnnya. Menyusuri Kilkenny yang dipenuhi kucing hitam mengingatkan saya pada Malang saat Arema bertanding, penuh dengan Singo Edannya. Jangan tanya dari mana asalnya Singa di Malang!

Olahraga apa aja yang ditonton orang Irlandia? Selain sepakbola, mereka juga menonton segerombolan pria-pria kekar main rugby. Lihat pria-pria main rugby kan sudah biasa, nah bagaimana kalau rugby dikombinasikan dengan basket dan sepakbola jadilah gaelic football. Olahraga brutal, kalau kata saya. Bagaimana tak brutal jika 30 pria di lapangan ini boleh saling bertabrakan demi 3 poin jika memasukkan bola ke gawang, atau 1 point jika berhasil meloloskan bola di antara dua tiang di atas gawang. Tak seperti sepakbola, olahraga ini tak mengenal offside, jadi ya bablas tabrak sana sini, sikut sana sini, lalu lari sekencang-kencangnya. Mungkin moto olahraga ini tabraklah aku, ku tak peduli.

Gaelic football bukanlah ‘olahraga tercepat di lapangan’, hurling lebih cepat lagi. Hurling mirip dengan gaelic football tapi dengan bola yang lebih kecil dan ditemani stick kayu untuk memukul bola. Olahraga ini mengkombinasikan hoki, lacrosse dan baseball. Olahraga ini buat saya termasuk brutal. Di sepakbola, kalau ketendang dikit pemainnya pura-pura sakit biar wasit kasihan, nah di Hurling (serta Gaelic Football) mereka walaupun kesakitan akan pura-pura sehat. Brutal tho? Tadinya nggak ada peraturan pakai helm saat Hurling, alhasil banyak orang cedera wajah. Tapi sejak 2010 wajib pakai helm dan pelindung wajah, sejak itu cedera di wajah berkurang tapi tangan masih bisa cedera, kesambit stick. Ouch…..

Have a nice week everyone!
Tjetje
Advertisements

31 thoughts on “Budaya keseharian masyarakat Irlandia

  1. Mirip lho! Di sini juga teh dan kopinya kenceng banget Mba. Tiap hari kerja kita ada break selain lunch 2x; morning tea dan afternoon tea. Biasanya sih buat nyemil2 semacam muffin, biskuit dgn teh dsb. Dari yang dulu aku jarang ngeteh, sekarang jadi ngeteh juga deh hahaha. Mana biskuit and tehnya gratis di kantor lol.

  2. mbak mau nanya donk kalau tinggal di negara 4 musim gitu kalau lagi winter tuh mandinya tetap gak sih 2 atau 1 x sehari atau gak mandi sama sekali, maaf ya OOT dari judul tapi masih terkait hahah penasaran aja …

    • Buka baju males, karena dingin, apalagi mandi. Aku mandinya jarang-jarang, padahal di kamar mandi ada heaternya. Biasanya kalau abis jalan jauh dan berkeringant (Bisa keringatan juga lho kalau pas winter), aku mandi. Setidaknya dua tiga hari sekali lah.

      Tapi lakiku demen banget mandi, sehari bisa dua kali. Walaupun winter.

      • Ada fenomena aneh kalau aku jogging di saat winter. Badan tidak berkeringat sama sekali tapi rambut basah sah macam habis keramas. Keringatnya konsentrat di rambut rupanya.

    • Numpang jawab, aku biasanya mandi 2x sehari tetep, mau winter mau summer.

      Orang sini ada yang mandi 1x atau bahkan lebih jarang, tapi aku kebiasaan tetep mandi 2x ya tetep dijalanin. Yang risiko adalah kulit lebih kering kalau sering2 mandi, jadi harus rajin pake lotion.

  3. walaupun di Indonesia selalu komplen pas lagi terik2nya, tapi pas main keluar negeri yang ujan mulu juga pasti akan kangen sama mataharinya ya mbak? apalagi kyk aku yang bakal ikutan gloomy kyk cuacanya kalo sehari aja ga kena matahari 😛

  4. Teh susu, kayak nya enak ya. Disini budaya nongkrong emang di cafe sih. Mongkrongnya berjam jam modal 1 gelas minuman doang itupun cari yang bisa refil :D. Aku sendiri suka nongkrong, tapi sejak punya rumah, lebih demen nongkrong di teras rumah aja, seduh teh/kopi sendiri *sambil nontonin ujan lebih asik* 😀

  5. Baru tau orang Irlandia jarang air putih, lebih banyak teh. Kayanya di Indonesia juga makin banyak orang yang minum teh. Es teh tawar, teh tawar, es teh manis, teh botoool, teh koootak, teh susu, green tea. Makin banyak teh2an 😀

  6. Indonesia banget, lebih spesifik orang Medan banget, nongkrong iPad, iPhone, BlackBerry, Galaxy semua bertebaran sampai ada power bank segala… Pameran sambil nongkrong gitu… Makin banyak Gadget yang bisa dipamerkan makin gaul kali ya? Hihihi…

    Wah, setahun 366 hari hujan? Hmmm…berarti berapa jam aja ya matahari bisa bersinar? Hahahaha… Jamuran dong…

  7. Aku juga nih masuk orang yang nggak lepas gadget kalau pas nunggu, makan atau di tempat yang bisa mati gaya, suka pakai alasan sepi sih, cuma yang kayak gini jadi lebih nggak menikmati suasana

  8. Teh susu,sy kenalny wktu jd TKW di Malaysia mbk,,tp su2ny bkn su2 segar,,tp su2 kaleng/cream,,dan keterusan jd sneng smpe skrg jd mnumn favorit sy,,gk tau y sy itu gampang co2k klo nemu menu2 baru,mdh mnyesuaikn gtu lidah sy,,hehe…

Show me love, leave your thought here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s