-
Continue reading →: Makanan Irlandia Terenak
Halo…halo…sudah lama saya tak menulis blog, karena sibuk dan juga sedikit malas. Cuaca di Dublin akhir-akhir ini selalu galau seperti Cinta dan Rangga 14 tahun lalu, tapi sedikit lebih baik dari musim dingin. Dengan cuaca yang lebih baik ini kami jadi lebih rajin keluar dan menjemur diri untuk vitamin D…
-
Continue reading →: Cuti
Ketika masih bekerja di Jakarta, saya memiliki hak cuti sebanyak 30 hari kerja setiap tahunnya. Cuti yang tak bisa dipindahkan ke tahun berikutnya selalu saya habiskan, bahkan terkadang kurang. Maklum saja, hobi jalan-jalan tak hanya menguras tabungan tapi juga menguras cuti. Menghabiskan cuti 30 hari bagi saya adalah hal yang…
-
Continue reading →: Warna-warni Kelam Grup WhatsApp
Berapa banyak dari kalian yang punya Whatsapp di telepon genggam? Saya yakin hampir semua dari kalian memiliki aplikasi yang mempermudah dan membuat biaya komunikasi lebih murah. Whatsapp, seperti juga Blackberry Messenger, memberi ruang pada individu-individu untuk membuat kelompok-kelompok yang kita kenal sebagai WhatsApp group. Dalam grup WA biasanya terdapat batasan orang…
-
Continue reading →: Imigran dan Rasisme di Irlandia
Beberapa waktu lalu, televisi nasional di Irlandia (semacam TVRI gitu, tapi lebih berkualitas), menayangkan sebuah film dokumenter tentang imigran di Irlandia. Dokumenter itu bercerita tentang beberapa kelompok imigran yang tinggal di Irlandia. Kelompok ini terdiri dari orang muslim, pelajar berkulit hitam serta seorang pria Romania yang kulitnya putih. Dokumenter ini…
-
Continue reading →: Name Dropping
Name dropping adalah istilah bahasa Inggris yang jika diartikan secara harfiah menjadi “menjatuhkan nama”. Dalam bahasa Indonesia sendiri name dropping saya artikan sebagai mencatut nama atau membawa-bawa nama orang lain, bisa nama saudara, orang tua, kenalan, teman yang terkenal atau memiliki jabatan. Perilaku bawa-bawa nama orang sendiri bukanlah hal yang…
-
Continue reading →: Romantisme Pasar Tradisional
Beberapa minggu lalu, Kompas, koran favorit saya memunculkan ulasan mengenai pasar tradisional di Malang. Pada artikel tersebut dibahas dua pasar, pasar Talun yang masih sangat tradisional serta pasar Oro-oro Dowo. Artikel tersebut membawa kenangan manis tentang pasar-pasar tradisional di Indonesia yang identik dengan bau tak enak, karena sampahnya sering (atau…
-
Continue reading →: Tukang Palak
Saya mendefiniskan tukang palak sebagai orang-orang yang mengambil penghasilan, keuntungan atau bahkan kekayaak orang lain demi kepentingan pribadi dengan cara mengintimidasi dan model premanisme. Di Indonesia sendiri tukang palak banyak macamnya dan tersebar dimana-mana, dengan pola pemalakan yang serupa. Tukang malakin temen Sebelum membahas ke tukang palak professional, yang menggantungkan…
-
Continue reading →: Generasi Instan
Berbagi informasi melalui blog bagi saya adalah sebuah kesenangan yang memberikan kepuasan batin tersendiri. Ambil contoh postingan saya tentang cara kawin di Hong Kong yang “sukses mengawinkan” banyak pasangan beda agama. Duh tak terkira deh senangnya saya setiap kali menerima informasi tentang orang-orang yang berhasil mengikat janji setia sehidup semati.…
-
Continue reading →: Serba-serbi Warisan
Seorang teman bercerita bahwa dulu di Inggris terdapat insitusi keuangan yang mendatangi orang-orang yang sudah tua untuk membeli rumah mereka dengan sistem pembayaran sejumlah besar uang setiap tahunnya hingga kematian orang tersebut. Pada saat orang tersebut meninggal, hak atas rumah tersebut akan jatuh pada perusahaan yang membeli rumah tersebut. Sebuah…





