-
Continue reading →: Bicara Bakul
KBBI menjelaskan bahwa bakul /ba·kul/ n adalah wadah atau tempat terbuat dari anyaman bambu atau rotan dengan mulut berbentuk lingkaran, sedangkan bagian bawahnya berbentuk segi empat yang ukurannya lebih kecil daripada ukuran bagian mulutnya. Dalam bahasa Jawa, bakul sendiri berarti pedagang, ada yang beranggapan bahwa konotasi bakul sendiri agak negatif. Entahlan,…
-
Continue reading →: Celaan Fisik
Nggak biasa-biasanya saya bawa-bawa Tuhan, tapi gara-gara kelamaan lockdown say jadi banyak refleksi, refleksi atas banyak hal. Katanya kita ini orang-orang yang relijius, menerima semua pemberian Tuhan dan bersyukur dengan semua yang diberikan oleh Tuhan kepada kita. Katanya sih gitu, tapi realitanya tentu saja berbeda, masyarakat kita seringkali tak terima…
-
Continue reading →: Peran Penting Pub di Irlandia
Tanggal 27 Maret yang lalu, pemerintah Irlandia mengumumkan lockdown, seluruh sektor tutup dan orang-orang tak diperkenakan keluar kecuali untuk hal-hal yang dianggap penting. Polisi pun mengadakan pengecekan dan memastikan kita patuh terhadap aturan-aturan ini. Ketika kasus Covid sudah mulai menurun, pemerintah Irlandia mengeluarkan roadmap untuk kembali ke normal, ada lima tahapan dan di…
-
Continue reading →: Menjadi Pawrent di Irlandia
Tadinya saya takut sama anjing. Takut seperti layaknya kebanyakan orang di Indonesia. Setiap kali melihat anjing, hati saya komat-kamit memanggil Tuhan dan berharap si anjing tak memperhatikan saya. Semuanya berubah ketika saya dikenalkan dengan anjing dan tentunya jatuh cinta tak karu-karuan pada anjing. Hingga kemudian memiliki anjing sendiri dan patah…
-
Continue reading →: Menjaga Kesehatan Jiwa
Sebelum saya mulai postingan ini, disclaimer dulu ya kalau saya bukan pakar kesehatan jiwa, wellness, atau pakar-pakar lainnya. Saya cuma manusia biasa yang penuh nista dan dosa. Pandemik global yang berlangsung saat ini membuat banyak orang harus berdiam diri di rumah masing-masing. Di Indonesia, ada pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), di…
-
Continue reading →: Lotere
Masih ingat dengan program pemerintah jaman dahulu yang judulnya SDSB, Sumbangan Dana Sosial Berhadiah? Saya sendiri tak sempat merasakan bermain SDSB, karena usia saat itu yang dibawah umur. SDSB sendiri kemudian dilarang karena konsepnya yang mirip dengan judi, sehingga bertentangan dengan nilai-nilai agama. Kendati dilarang, konsep perjudian serupa masih tetap…
-
Continue reading →: Nostalgia: Hobi Baca di Tahun 90-an
Jaman saya besar tak ada telepon genggam, media sosial ataupun Netflix untuk menghibur diri. Di jaman itu, hanya ada satu stasiun TV, televisi swasta belum ada dan remote televisi pun (kalau saya tak salah mengingat) tak punya. Cukup tekan-tekan 10 tombol yang berada di sisi televisi. Saya, besar di kota…
-
Continue reading →: Pesta Perkawinan Irlandia
366 hari lagi, sang empunya blog akan diundang menghadiri pesta perkawinan akbar dari salah satu anggota keluarga. Pesta perkawinan akbar, karena pesta perkawinan ini ditunggu-tunggu dari sejak lama karena sang pengantin sudah pacaran cukup lama. Tak cuma di Indonesia saja yang “reseh”, di sini pun yang pacaran terlalu lama juga…
-
Continue reading →: Melawan Reverse Culture Shock
Selama bermukim di sini, hampir tiap tahun saya pulang kampung, untuk melepas rindu pada keluarga dan makanan Indonesia. Pulang kampung kali ini, sama seperti sebelumnya, saya mengalami reverse culture shock lagi. Dua hari pertama saya, rasanya pening melihat banyaknya hal-hal yang saya sudah tak terbiasa lagi. Belum lagi ketidakbiasaan ini…
-
Continue reading →: Kenangan Manis Masa Kecil
Sambil menyetir ke kantor pagi tadi, si penyiar radio bercerita bahwa dia bertemu dengan ayahnya. Mereka sudah beberapa bulan ini tidak ketemu, karena selama musim panas ini sama-sama sibuk. Si Ayah ketika bertemu memberikan kartu ulang tahun, padahal ulang tahunnya sudah bulan Juni lalu. Tapi di Irlandia, tradisi memberi kartu…






