-
Continue reading →: Menjadi Pawrent di Irlandia
Tadinya saya takut sama anjing. Takut seperti layaknya kebanyakan orang di Indonesia. Setiap kali melihat anjing, hati saya komat-kamit memanggil Tuhan dan berharap si anjing tak memperhatikan saya. Semuanya berubah ketika saya dikenalkan dengan anjing dan tentunya jatuh cinta tak karu-karuan pada anjing. Hingga kemudian memiliki anjing sendiri dan patah…
-
Continue reading →: Menjaga Kesehatan Jiwa
Sebelum saya mulai postingan ini, disclaimer dulu ya kalau saya bukan pakar kesehatan jiwa, wellness, atau pakar-pakar lainnya. Saya cuma manusia biasa yang penuh nista dan dosa. Pandemik global yang berlangsung saat ini membuat banyak orang harus berdiam diri di rumah masing-masing. Di Indonesia, ada pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), di…
-
Continue reading →: Lotere
Masih ingat dengan program pemerintah jaman dahulu yang judulnya SDSB, Sumbangan Dana Sosial Berhadiah? Saya sendiri tak sempat merasakan bermain SDSB, karena usia saat itu yang dibawah umur. SDSB sendiri kemudian dilarang karena konsepnya yang mirip dengan judi, sehingga bertentangan dengan nilai-nilai agama. Kendati dilarang, konsep perjudian serupa masih tetap…
-
Continue reading →: Nostalgia: Hobi Baca di Tahun 90-an
Jaman saya besar tak ada telepon genggam, media sosial ataupun Netflix untuk menghibur diri. Di jaman itu, hanya ada satu stasiun TV, televisi swasta belum ada dan remote televisi pun (kalau saya tak salah mengingat) tak punya. Cukup tekan-tekan 10 tombol yang berada di sisi televisi. Saya, besar di kota…
-
Continue reading →: Pesta Perkawinan Irlandia
366 hari lagi, sang empunya blog akan diundang menghadiri pesta perkawinan akbar dari salah satu anggota keluarga. Pesta perkawinan akbar, karena pesta perkawinan ini ditunggu-tunggu dari sejak lama karena sang pengantin sudah pacaran cukup lama. Tak cuma di Indonesia saja yang “reseh”, di sini pun yang pacaran terlalu lama juga…
-
Continue reading →: Melawan Reverse Culture Shock
Selama bermukim di sini, hampir tiap tahun saya pulang kampung, untuk melepas rindu pada keluarga dan makanan Indonesia. Pulang kampung kali ini, sama seperti sebelumnya, saya mengalami reverse culture shock lagi. Dua hari pertama saya, rasanya pening melihat banyaknya hal-hal yang saya sudah tak terbiasa lagi. Belum lagi ketidakbiasaan ini…
-
Continue reading →: Kenangan Manis Masa Kecil
Sambil menyetir ke kantor pagi tadi, si penyiar radio bercerita bahwa dia bertemu dengan ayahnya. Mereka sudah beberapa bulan ini tidak ketemu, karena selama musim panas ini sama-sama sibuk. Si Ayah ketika bertemu memberikan kartu ulang tahun, padahal ulang tahunnya sudah bulan Juni lalu. Tapi di Irlandia, tradisi memberi kartu…
-
Continue reading →: Selfie Maut
Swafoto atau dikenal juga dengan selfie adalah pengambilan foto diri sendiri, dengan menggunakan tangan atau alat bantu seperti selfie stick. Selfie sendiri bukanlah sebuah hal yang baru, tapi menjadi sangat popular demgan maraknya smarphone dan kameranya yang semakin canggih. Perkenalan saya dengan selfie dan selfie stick terjadi beberapa tahun lalu,…
-
Continue reading →: Kantor Pos
Kurang lebih lima belas tahun yang lalu, saya masih sempat merasakan rasa senang yang tak terkira ketika melihat petugas pos, dengan sepeda motornya yang berwarna oranye berhenti di depan rumah untuk memasukkan surat ke dalam kotak pos. Hati saya jadi riang gembira kalau salah satu surat tersebut datang dari beberapa…
-
Continue reading →: Catatan WNI Tak Bisa Pemilu di Irlandia
Selamat pagi Indonesia! Hari ini menjadi hari penting bagi banyak WNI di Indonesia, karena hari ini menjadi pesta demokrasi. Pestanya orang-orang Indonesia untuk memilih wakil rakyatnya. Bagi kami, para WNI yang berada di luar negeri sendiri, pemilihan umum ini sudah dilaksanakan pada akhir pekan lalu. Pemilu kali ini menjadi pemilihan…





