-
Continue reading →: Dear Nyonya OKB: Kampungannya Ditinggal Dong
Selamat tahun baru saudara setanah air dan sebangsa. Jika awal tahun baru yang lalu saya mengeluarkan tulisan edisi bule hunter, tahun ini untuk pertama kalinya saya akan membahas urusan nyonya-nyonya kampungan yang seringkali menyandang predikat baru OKB, alias orang kaya baru atau nouveau riche. Perlu saya klarifikasi dulu, kampungan disini…
-
Continue reading →: Soal Sentimen Pada Imigran
Seperti banyak kita tahu, Eropa beberapa bulan, mungkin lebih tepatnya tahun, belakangan ini, sedang dibanjiri oleh imigran, pencari suaka, dan pengungsi dari negara-negara yang dilanda perang. Sebagian dari mereka melarikan diri dari peperangan yang sudah berkecamuk sekian lama dan mengikuti proses menjadi pengungsi dengan mencari suaka terlebih dahulu, sedangkan sebagian lainnya lari…
-
Continue reading →: Aktivitas Khas Natal
Di saat Indonesia gaduh dengan politik yang memanas, hoax yang bikin mengelus dada hingga soal ribut mengucapkan selamat Natal, saya di Irlandia juga gaduh dengan tumpukan hadiah Natal yang belum dibungkus serta daftar belanjaan hadiah yang belum dipenuhi. It’s December people and Christmas is coming!!! Hohoho Belanja hadiah saat Black Friday …
-
Continue reading →: Teh Indonesia yang Tersisih di Negeri Sendiri
Sebagai orang Indonesia yang tinggal di negeri asing, kembali ke Indonesia berarti menyesap segala hal yang berbau Indonesia untuk melepas rasa rindu. Selain urusan perut, perjalanan pulang juga biasanya diwarnai dengan pertemuan-pertemuan dengan anggota keluarga dan juga teman-teman untuk sekedar berbagi kabar, ataupun diskusi dan ngobrol berbagai topik penting,…
-
Continue reading →: Nasib Musik Indonesia
Jaman kaset masih berjaya, saya termasuk orang yang rajin membeli kaset yang seingat saya harganya tiga puluh ribu rupiah. Saat itu, membeli kaset-kaset terbaru menjadi sebuah hal yang menyenangkan karena bisa update dengan musik terbaru, apalagi jika kemudian bisa menyanyikan lagu-lagu tersebut. Harap maklum ya, jaman itu belum ada internet,…
-
Continue reading →: Khas Indonesia Banget
Mungkin beberapa hal yang saya tulis di bawah ini terdengar biasa-biasa saja bagi kebanyakan dari kalian. Tapi semenjak pindah ke luar, hal-hal sepele ini membuat saya melihat perbedaan mencolok dengan negara tempat tinggal saya. Lucunya, perbedaan ini tak saya lihat sebelumnya ketika saya kerap menengok pasangan di Dublin. Memang beda…
-
Continue reading →: Seputar SIM dan Menyetir di Indonesia
Saya tak pernah melihat kebutuhan untuk bisa menyetir selama tinggal di Indonesia. Tapi cerita ini kemudian berubah ketika saya pindah ke Irlandia dan belajar menyetir dengan baik dan benar. Saya tulis baik dan benar, karena disana belajar menyetir itu jelas aturan mainnya. Mudik kali ini, saya jadi memperhatikan bagaimana para…
-
Continue reading →: Basa-basi di Irlandia
Dulu ada seorang blogger di Multiply yang pernah cerita sama saya kalau orang Irlandia itu persis banget sama orang Indonesia, suka basa-basi. Jaman dia cerita itu saya gak punya ide sama sekali tentang Irlandia (selain boyband) dan gak begitu tertarik menjejak di Irlandia. Jadi cerita basa-basi itu melintas begitu saja…
-
Continue reading →: Reverse Culture Shock: Tantangan Pulang Kampung
Tiga belas bulan, tiga minggu sejak meninggalkan Jakarta, saya menjejak kembali ke tanah air. Sebelum pesawat mendarat, perasaan saya rasanya campur aduk, tapi didominasi dengan rasa senang dan semangat, dan tentunya sedikit kedongkolan, karena di pesawat toilet diwarnai dengan basah di sana-sini, khas orang Indonesia. Menjejak di Soekarno Hatta, senyum dan…





