• Perkawinan di Indonesia itu membutuhkan biaya tak murah dan kebanyakan orang harus menabung dalam periode yang tak pendek demi mengundang ratusan atau bahkan ribuan orang. Tabungan selama bertahun-tahun tersebut dihabiskan untuk pesta yang hanya berlangsung dua atau tiga jam tanpa interaksi yang berarti. Kalaupun ada interaksi antara pengundang dan tamu,…

    Continue reading →: Drama Perkawinan
  • Tanya Gaji

    Suatu ketika, seseorang berkunjung ke kost saya. Sambil ngobrol, yang bersangkutan bertanya-tanya tentang fasilitas kost. Saya tak segan memberitahu apa saja fasilitas kost. Ketika ditanya berapa ongkos sewa, dengan sopan juga saya jawab. Kesalahan besar, karena ternyata muncul pertanyaan atau lebih tepatnya pernyataan: “Wah Mbak gajinya pasti [menyebut angka] ya?…

    Continue reading →: Tanya Gaji
  • Di Jakarta saya sering dipanggil Princess, karena kelakuan saya yang seperti Princess. Jarak selemparan batu dari Senopati ke Plaza Senayan untuk makan siang saja saya naik taksi atau Uber, muter-muter dulu lewat Al-Azhar dan menghabiskan setidaknya 30 menit di dalam taksi. Ongkosnya sih tak seberapa, tapi saat makan siang seringkali orang kelaparan dan…

    Continue reading →: Cerita dari Paris
  • Baru-baru ini media sosial digegerkan oleh kelakuan buruk seorang mahasiswi Universitas Jember. Mahasiswi ini memamerkan foto tiga ekor kucing hutan yang mati di laman Facebooknya. Ia kemudian dicari oleh aparat dan juga ProFauna, sebuah organisasi untuk perlindungan hewan yang berbasis di Malang. Ini bukan pertama kalinya kejadian orang memamerkan foto-foto…

    Continue reading →: Tentang Hewan Dilindungi
  • Dahulu, ketika saya masih remaja, eyang saya pernah bercerita tentang tato, sebuah bentuk seni untuk merajah bagian tubuh. Menurut eyang saya, tato menandakan keterlibatan dalam kriminalitas, karena di jaman penjajahan dulu para tahanan di penjara diberi tato berupa nomor. Jaman eyang saya menceritakan hal tersebut Indonesia sudah merdeka, tapi stigma…

    Continue reading →: Seni Merajah Tubuh
  • Setelah meninggalkan pekerjaan saya dan pindah ke Dublin, saya semakin menyadari betapa beratnya pekerjaan ibu rumah tangga. Dimulai dari bangun pagi untuk menyiapkan sarapan serta bekal makan siang. Di Irlandia, sarapan sangatlah praktis cukup cereal ataupun roti. Begitu juga dengan makan siang, roti lapis (sandwhich) ataupun salad. Coba bandingkan dengan…

    Continue reading →: “Ibu Rumah Tangga Tanpa Pekerjaan”
  • Seperti kebanyakan orang Indonesia, saya ‘tak besar dengan bahasa Indonesia’. Kalau boleh nekat saya bilang, bahasa Ibu saya adalah bahasa Jawa Timuran (alias bahasa Malang) dicampur dengan sedikit Bahasa Indonesia dan sedikit omelan Eyang saya dalam Bahasa Belanda (yang sukurnya saya tak paham dan sekalipun kursus Bahasa Belanda saya masih…

    Continue reading →: Bahasa Indonesia yang Terlecehkan
  • Selain karena senang menulis, saya memiliki blog karena ingin berbagi informasi dan berbagi hasil pengamatan saya yang tentunya saya harapkan bisa berguna. Ada beberapa postingan di blog ini yang kemudian membuat banyak interaksi,baik melalui komentar, twitter, ataupun melalui email. Beberapa orang bahkan meminta nomor WhatsApp saya supaya lebih cepet nanyanya…

    Continue reading →: Etika Bertanya
  • Saya nggak pernah tergoda nyobain Air bnb, tapi karena postingan Febbie yang gak ketemu dimana postingannya, akhirnya saya nyobain Airbnb di Ubud. Ternyata seru, murah dan praktis. Saking praktisnya, villa yang saya tempati kuncinya nyantol di pintu, ownernya sedang tidak di tempat. Hingga keluar kami bahkan tak bertemu ownernya sama…

    Continue reading →: Cerita Dari Ubud
  • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, basa-basi berarti ba.sa–ba.si Nomina (kata benda) (1) adat sopan santun; tata krama pergaulan: tidak tahu di basa-basi; hal itu dilakukan hanyalah sebagai basa-basi dalam pergaulan ini; (2) ungkapan yang digunakan hanya untuk sopan santun dan tidak untuk menyampaikan informasi, misalnya kalimat “apa kabar?” yang diucapkan…

    Continue reading →: Basa-basi Sudah Busuk

Halo!

Selamat datang di binibule.com! Saya diaspora Indonesia yang bermukim di Irlandia. Blog ini diramaikan dengan tulisan bertema gado-gado yang dulu sering saya baca di majalah Femina. Jangan sungkan tinggalin komen dan ngobrol ya! Siapa tahu dari komentar bisa jadi obrolan panjang atau malah jadi tulisan blog berikutnya!

Saya juga bisa ditemukan di sini: