-
Continue reading →: Nostalgia Anak Pramuka
Tepuk pramuka Prok…Prok…Prok… Prok…Prok…Prok…. Praja Muda Karana Hayo siapa yang masa mudanya pernah dihabiskan menjadi anak pramuka? Saya salah satunya dan saya masih memendam kebanggaan karena menjadi anak Pramuka Indonesia. Indonesia sendiri merupakan negara dengan anggota Pramuka terbesar di dunia, karena semua pelajar wajib jadi anak Pramuka. Walaupun tak wajib…
-
Continue reading →: Refleksi Tinggal di Negeri Orang
Waktu berjalan dengan cepat dan tak terasa saya sudah hampir dua tahun tinggal di Irlandia. Meninggalkan keluarga untuk membangun keluarga baru; meninggalkan teman-teman selama belasan, bahkan puluhan tahun dan harus memulai pertemanan yang baru, serta meninggalkan pekerjaan yang begitu saya cintai dan memulai bekerja dari nol, dari bawah. Proses perubahan…
-
Continue reading →: Bapak Bule Yang Tersisih
Tulisan ini terinspirasi dari obrolan saya dengan Mbak Yoyen beberapa tahun lalu. Terimakasih idenya Mbak. Suatu hari, suami dari seorang teman yang sudah kawin dengan WNI selama lebih dari satu dekade mendekati saya sambil berkata: “You are not a usual Indonesian”. Saya pun bertanya mengapa ia mengambil kesimpulan tersebut, alasannya…
-
Continue reading →: Alat Elektronik Pengubah Hidup
Sebagai anak 90an saya masih sempat diajari bagaimana mengaron nasi hingga mengukus nasi di dandang supaya nasi menjadi punel dan enak. Jaman itu, tiap kali akan makan, nasi putih harus dihangatkan di atas kompor. Teknologi rice cooker pada saat itu baru sampai pada memasak dan belum pada menghangatkan. Seingat saya, magic…
-
Continue reading →: Mewahnya Rapat Nusantara
Semenjak bekerja, saya lebih banyak bekerja dengan institusi pemerintahan ketimbang dengan swasta. Dari banyak interaksi saya untuk rapat atau pun tipe-tipe lain rapat, saya perhatikan di Indonesia itu jauh lebih mewah. Mau buktinya? Rapat di Indonesia, jika dijadwalkan sehari penuh di hotel setidaknya menawarkan dua kali coffee breaks dan satu…
-
Continue reading →: Hidup Tanpa PRT
Sudah hampir dua tahun saya tinggal di Irlandia dan tentunya tanpa pekerja rumah tangga (PRT). Di sini kami tak mau membayar dan kadang tak mampu membayar pekerja rumah tangga, tukang kebun, apalagi supir. Jauh berbeda dengan kaum menengah ke atas di nusantara yang dimanjakan dengan layanan PRT murah meriah. Lalu…
-
Continue reading →: Uang Baru dan Salam Tempel
Ramadhan sudah hampir usai, THR sudah dibagikan (dan mungkin dihabiskan), baju baru sudah terbeli, begitu juga dengan aneka rupa kue kering di dalam toples cantik. Pendek kata, semua sudah hampir siap. Eitssss…tunggu dulu, masih ada satu ritual lebaran yang belum dilakukan, menukarkan uang baru. Ritual ini menjadi ritual wajib bagi…
-
Continue reading →: Diskriminasi Lowongan Pekerjaan
Beberapa waktu lalu, seorang teman saya di sebuah media sosial menuliskan lowongan pekerjaan di kantornya. Bunyi lowongan pekerjaan kurang lebih seperti ini: Dicari [nama posisi] Lulusan [kualifikasi yang di minta] PEREMPUAN Usia maksimal 2o-an Gaji sumpah kecil banget Lowongan pekerjaan seperti ini banyak ditemukan di Indonesia dan sejujurnya lowongan-lowongan seperti…
-
Continue reading →: Cerita Dari Dalam Mobil
Di Jakarta dulu, saya sering melihat mobil dengan stiker seperti ini: Real men use three pedals Stiker ini biasanya ditemani dengan gambar gas, rem dan kopling untuk menegaskan mobil manual. Para penyuka kendaraan otomatis tak tinggal diam, ada stiker lain yang bergambarkan gas dan rem bertuliskan: Rich men use two…
-
Continue reading →: Bahasa Inggris Bagus
Posisi baru saya sekarang mengharuskan saya untuk mengajari orang-orang dari berbagai belahan dunia. Sebagai orang yang terlahir dengan bahasa non-Inggris sebagai bahasa ibu, saya memahami bahwa tugas ini berat, saya harus kerja keras untuk memperkaya bahasa Inggris saya, membuka mulut saya untuk melafalkan kata per kata dengan jelas, berpikir secara…






