-
Continue reading →: Menengok Surga Tercecer di Banda Neira
Sang empunya blog baru-baru ini diajak trip fabulous, naik kapal pesiar kecil ke pulau Banda Neira di Tenggara kota Ambon. Haiyah, heboh bener naik kapal ecek-ecek, belum juga nyewa Silolona. Pulau kecil ini bisa dicapai setelah menempuh perjalanan melalui laut selama lima jam dengan kapal pesiar kecil atau delapan jam…
-
Continue reading →: Pentingnya Perjanjian Perkawinan
Perempuan Indonesia yang akan kawin dengan orang asing, sebaiknya membuat perjanjian perkawinan (sering juga disebut sebagai perjanjian pranikah atau prenuptial agreement) untuk memisahkan harta. Tujuan dari pemisahan harta ini supaya pihak perempuan tidak ‘kehilangan haknya’ untuk membeli properti dan atau ‘tidak kehilangan hak waris propertinya’. Logika sederhananya begini: menurut UU…
-
Continue reading →: Kelaparanpun Melanda Koloni Lebah
Hari itu matahari bersinar cerah dan langit biru menghiasi awan di bagian Barat Lombok. Hamparan sawah menguning seakan menyambut ketika saya memasuki desa Tepos di kaki Gunung Sasak. Petani, baik yang perempuan maupun yang pria, sibuk memanen hasil tanamnya; sementara sebagian kecil dari mereka membakar batang-batang padi . Di sisi…
-
Continue reading →: Sindiran Untuk Generasi Masa Kini
Beberapa waktu lalu, satu seri gambar-gambar dengan hashtag #thisgeneration buatan Ajit Johnson berkeliaran di sosial media. Si Ajit Johnson ini gak cuma bikin sindiran-sindiran tentang #ThisGeneration, tapi juga bikin poster-poster tentang #ChangeTheWorld. Silahkan di klik nama dia di atas kalau pengen liaht karya-karya dia di Facebook. Anyway, ada beberapa gambar…
-
Continue reading →: Antara Santet dan Pelet
Tulisan ini aslinya dituliskan dalam Bahasa Inggris dan merupakan bagian dari seri “Thing Indonesians Like”, tapi pasti orang asing itu pada bingung bacanya. Suatu hari di penghujung tahun 2013 saya melihat foto mengenai tarif doa di akun Twitter @akbarmangindara. Foto itu diambil di sebuah rumah di Sulawesi sana. Ongkos doanya…
-
Continue reading →: Menonton Kemalangan
“Tadi sore ada kernet dibunuh Mbak, di Taman Mataram” “Hah? Terus Bapak nonton kernetnya dibunuh?” “Iya Mbak, saya nonton dari jauh. Kernetnya dikeroyok ramai-ramai.” “Nggak ada yang nelpon Polisi Pak?” “Polisinya datang terlambat Mbak, jadi ya sudah meninggal. Perutnya keluar semua.” Itulah sepenggal obrolan saya dengan supir Uber yang mengantarkan…
-
Continue reading →: Ananda Sukarlan dan Etika Menonton Konser Piano
Minggu lalu, saya berkesempatan nonton (lagi) konser pianonya Ananda Sukarlan. Konser kali ini gratis dan diadakan di Auditorium Institute Francais Indonesia. Bagi yang belum tahu siapa itu Ananda Sukarlan, beliau adalah satu-satunya pianis Indonesia yang masuk buku tentang pianis di dunia. Mas Andy, panggilan akrabnya, menciptakan banyak seri Rapsodia Nusantara…
-
Continue reading →: Rahajeng Nyepi
Today, Bali, Prambanan, Malang and few other places in Indonesia are very festive. Thousands of giant effigies (ogoh-ogoh) are being taken around the city for pengrupukan. Later tonight, the giant effigies, which symbolized bad energy, will be burnt. Most of people in the world celebrate New Year with boozes, trumpets…
-
Continue reading →: Inspiring Blogger Award
About two weeks ago, Mbak Yoyen nominated me for the ‘Very Inspiring Blogger Award.’ I don’t feel like I deserve it, not quite the way Leonardo deserves an Oscar, but of course I’ll take it. Mille merci, Mbak Yoyen, for giving me this award. In order to accept this award,…






