-
Continue reading →: Menonton Kemalangan
“Tadi sore ada kernet dibunuh Mbak, di Taman Mataram” “Hah? Terus Bapak nonton kernetnya dibunuh?” “Iya Mbak, saya nonton dari jauh. Kernetnya dikeroyok ramai-ramai.” “Nggak ada yang nelpon Polisi Pak?” “Polisinya datang terlambat Mbak, jadi ya sudah meninggal. Perutnya keluar semua.” Itulah sepenggal obrolan saya dengan supir Uber yang mengantarkan…
-
Continue reading →: Ananda Sukarlan dan Etika Menonton Konser Piano
Minggu lalu, saya berkesempatan nonton (lagi) konser pianonya Ananda Sukarlan. Konser kali ini gratis dan diadakan di Auditorium Institute Francais Indonesia. Bagi yang belum tahu siapa itu Ananda Sukarlan, beliau adalah satu-satunya pianis Indonesia yang masuk buku tentang pianis di dunia. Mas Andy, panggilan akrabnya, menciptakan banyak seri Rapsodia Nusantara…
-
Continue reading →: Rahajeng Nyepi
Today, Bali, Prambanan, Malang and few other places in Indonesia are very festive. Thousands of giant effigies (ogoh-ogoh) are being taken around the city for pengrupukan. Later tonight, the giant effigies, which symbolized bad energy, will be burnt. Most of people in the world celebrate New Year with boozes, trumpets…
-
Continue reading →: Inspiring Blogger Award
About two weeks ago, Mbak Yoyen nominated me for the ‘Very Inspiring Blogger Award.’ I don’t feel like I deserve it, not quite the way Leonardo deserves an Oscar, but of course I’ll take it. Mille merci, Mbak Yoyen, for giving me this award. In order to accept this award,…
-
Continue reading →: Perayaan Hari Saint Patrick
Pernah lihat foto di atas berseliweran di sosial media dengan hashtag #GlobalGreening? Atau lihat Menara Eiffel, piramid, tembok besar China, Empire State dan berbagai bangunan besar di dunia mendadak menjadi hijau? Bangunan-bangunan dan tempat-tempat penting tersebut menjadi hijau karena adanya perayaan St. Patrick day yang dirayakan setiap tanggal 17 Maret.…
-
Continue reading →: [EF#10] Thing Indonesians Like: Kerupuk
This week challenge’s theme is to share our favorite Indonesians cuisine. Choosing one is never easy task, so I decided to write thing that most of Indonesians like, kerupuk that plays an important role in Indonesian dishes. To read about this blog challenge, please visit this link. A colleague, who…
-
Continue reading →: Mengapa Mereka Membunuh Begal?
“Membunuh orang yang bersalah, apalagi membakar orang tersebut hidup-hidup, merupakan sebuah kebanggaan. Pembuhan yang terlihat keji ini, jika dilakukan beramai-ramai adalah sebuah bentuk keadilan dan keberadaban umat manusia. Tuhan mengerti dan Tuhan akan mengampuni mereka yang membunuh”. Mungkin ini adalah pernyataan yang paling tepat untuk membenarkan kasus pembakaran hidup-hidup seorang…
-
Continue reading →: Kesetaraan Jender Dalam Bahasa
Words are powerful tools to change society; from the way they behave to the way they think. Ketika menginginkan lingkungan sosial yang setara penggunakaan kata-kata tepat harus dilakukan agar pria tidak terlihat lebih superior ketimbang perempuan. Tak hanya soal superioritas saja, tetapi juga untuk menekankan keterlibatan perempuan. Dalam penggunaan bahasa…
-
Continue reading →: Thing Indonesians Like: Massage
Indonesians love massage [not all Indonesians though], that it might need to be included in our basic needs along with the food, shelter and clothing. The country itself is a heaven for massage proven by the massage parlors that spreading around the cities and house call massage that available 24/7…
-
Continue reading →: Cerita Hantu
Sedari bayi kita dijauhkan dari makluk halus dengan dibekali gunting, peniti, atau benda tajam. Ketika sandikala, pergantian waktu dari terang menuju gelap ( atau disebut juga saat Maghrib) bayi-bayi juga wajib dibangunkan dan ditemani supaya tidak ditemani makluk halus. Ketika beranjak besar, bermain di luar rumah saat matahari mulai tenggelam…





