-
Continue reading →: Belanja di Lotte Duty Free Jakarta
Terminal Internasional Bandara Soekarno-Hatta tak punya banyak toko bebas pajak, atau lazim disebut Duty Free, seperti di Dubai. Walaupun tokonya sedikit tak banyak dari kita yang benar-benar bisa belanja dengan puas karena kita (atau jangan-jangan cuma saya) selalu berkejaran dengan waktu. Waktu yang seharusnya bisa dihabiskan untuk berbelanja à la…
-
Continue reading →: Melihat Gili Dari Kacamata Sosial
Lima tahun lalu di Gili Trawangan saya bersumpah jika kembali lagi tak akan mau naik Cidomo. Ketika itu, kuda kecil yang disewa oleh penyelenggara jalan-jalan, harus mengangkut beberapa orang melintasi beberapa sudut pulau yang tertutup pasir. Jalan di atas pasir itu susah, apalagi menarik manusia. Cidomo sangat populer tak hanya di…
-
Continue reading →: Galeri Komunitas Borobudur
Harusnya saya posting tentang gallery ini minggu lalu, tapi karena kesibukan ditambah sakit (akibat makan tahu gejrot dipinggir jalan; udah tahu perutnya priyayi masih suka nyoba-nyoba) akhirnya tulisan ini terbengkalai. Beberapa minggu yang lalu, saya berkesempatan mengunjungi galeri komunitas Borobudur yang terletak di desa Karanganyar. Ini galeri terletak di antara…
-
Continue reading →: Tentang Disabilitas
Adik dari Eyang saya (yang juga saya panggil Eyang) memiliki seorang putra yang menyandang disabilitas. Sedari kecil, Eyang saya tidak pernah menyembunyikan Oom saya. Saat akhir pekan Oom saya bersama Eyang saya itu akan beraktifitas jalan pagi ke rumah kami. Oom saya terekspos dengan aktifitas sehari-hari dan bertemu banyak orang.…
-
Continue reading →: Sekilas tentang HIV/AIDS
Hari ini, 1 Desember, diperingati sebagai hari AIDS sedunia. Mumpung momennya pas (walaupun setiap saat sebenarnya adalah saat yang tepat untuk berbagi infomasi tentang HIV/AIDS), saya ingin berbagi secuil informasi tentang mitos dan fakta yang berkaitan dengan HIV/AIDS: HIV/AIDS hanya ditemukan pada homoseksual atau pengguna obat terlarang HIV/AIDS tidak mendiskriminasi manusia.…
-
Continue reading →: Menyindir Polisi Indonesia
Pada suatu malam, saya dan seorang teman dihentikan Polisi di sekitar Senayan City. Kami berada di jalur yang salah, makanya kami dihentikan dan akan ditilang. Berhubung kami tahu dan sadar bahwa kami bersalah, kami nggak menolak ditilang. Syaratnya, kami minta slip tilang warna biru. Menurut hasil baca sana-sini kalau tidak…
-
Continue reading →: Calo Passport
Tadinya saya berharap bikin passport pakai calo bisa dilakukan secara kilat dengan biaya yang tentunya lebih mahal daripada biaya normal. Harapan ini pupus karena bikin passport lewat calo prosesnya tetap tiga hari, biayanya dua kali lipat dan tentunya masih tetap antri panjang. Saya mendapatkan rekomendasi ini dari seorang teman Blogger,…
-
Continue reading →: Pengemis
Jaman 2003, waktu saya masih kuliah, saya pernah memergoki ibu pengemis menukarkan recehan lima puluh ribu kepada abang penjaga fotocopy, padahal jam tangan baru menunjukkan pukul sepuluh pagi. Menurut si abang fotocopy, penghasilan segitu jam sepuluh pagi mah biasa. Mengangetkan, mengingat harga nasi lalapan ayam jaman tahun itu hanya tiga ribu rupiah…
-
Continue reading →: Budaya keseharian masyarakat Irlandia
Seperti biasa kalau mati ide saya suka lihat-lihat search term untuk mencari ide. Rupanya minggu lalu ada yang mencari tahu tentang keseharian masyarakat Irlandia. Berbeda dengan Indonesia yang bermandikan matahari, Irlandia disiram hujan setidaknya terjadi dua kali dalam seminggu. Hujan pertama bertahan selama tiga hari, selama hujan kedua bertahan selama satu…





