-
Continue reading →: Arisan
Beberapa bulan terakhir ini, terutama saat akhir bulan saya meratap dan merana. Bukan karena gaji cuma numpang lewat aja, tapi karena saat mengocok arisan saya tak pernah menang. Menunggu nama keluar saat arisan itu rasanya menggemaskan dan sayangnya tak ada tips untuk menang arisan. Sama seperti banyak orang, saya mah…
-
Continue reading →: Tawar Menawar
Menawar adalah bagian dari keseharian dan merupakan sebuah permainan keegoan. Uang memang menjadi salah satu alasan untuk menawar, tapi menurut saya, kegeosian lebih dominan. Ego untuk ‘memenangkan perdebatan’ dan mempengaruhi orang lain. Walaupun dalam tawar menawar, tak ada yang menang ataupun yang kalah, dua-duanya sama-sama mendapatkan keuntungan. Konsumen dapat harga…
-
Continue reading →: RSVP
Suatu hari saya memberikan ucapan selamat saya berikan kepada sepasang kenalan yang baru saja kawin. Setelah mengucapkan terimakasih, pasangan ini kemudian nanya kenapa saya tak hadir pada perkawinan mereka. Sungguh pertanyaan yang agak ajaib basa-basi banget, mengingat saya tidak pernah menerima undangan perkawinan mereka, baik yang elektronik maupun yang cetak.…
-
Continue reading →: Pertanyaan Pribadi
Kalau menurut buku “Why Asians Are Less Creative Than Westerner”, orang Asia itu cenderung malu bertanya jadi kurang kreatif. Malu bertanya memang bagian dari kebudayaan dan kebiasaan kita. Ada, mungkin banyak, yang menganggap rajin bertanya berarti tak paham dan kurang cerdas. Dalam urusan scientific memang kita cenderung malas bertanya, takut…
-
Continue reading →: Cara Mendaftar Visa ke Irlandia (update 2019)
Saya banyak menerima pertanyaan tentang bagaimana cara membuat visa ke Irlandia. Visa Irlandia, berdasarkan pengalaman saya wira-wiri relatif mudah, asal dokumennya lengkap. Informasi tentang dokumen visa pun bisa ditemukan dengan mudah dari web Imigrasi Irlandia. Selama ini pengurusan visa dilakukan melalui Konsuler yang lokasinya di dalam kantor Roosdiono, dokumennya kemudian dikirimkan…
-
Continue reading →: Kebablasan Berbagi di Sosmed
Postingan saya yang membahas tukang pamer didistribusikan lebih dari 5000 kali di Facebook. Ada yang suka tapi ada juga yang mencela. Kalau dari hasil sekilas melihat komentar-komentar sih banyak yang gerah dengan kebiasaan pamer-pamer kekayaan. Ah well, di Asia itu ukuran keberhasilan kan dilihat dari jumlah kekayaan, jadi ya wajar…
-
Continue reading →: Overdosis Gula
Kebanyakan orang asing yang datang ke Indonesia pasti komplain urusan kemanisan. Mending kalau komplainnya tentang orang Indonesia yang super manis. Tapi manis yang dikomplain adalah urusan makan & minum. Hobi kita memasukkan gula kemana-mana dianggap sebagai kebiasaan yang buruk yang berbahaya bagi kesehatan. Nggak usah pakai emosi nanggapinya, apalagi nuduh…
-
Continue reading →: Kopaja Raja Jakarta
Orang bilang Jakarta itu kota yang keras, dipenuhi orang sombong* & kurang berperikemanusiaan. Siapapun yang mengatakan itu, tentunya belum pernah menginjakkan kaki di atas Kopaja, kendaraan umum berwarna hijau yang kondisinya mirip kapal titanic yang baru diangkat dari laut, karatan semua. Selain penuh karat, Sebagian besar Kopaja juga berfungsi sebagai…
-
Continue reading →: Label Untuk Istri Pria Asing
Banyak orang yang menganggap perempuan-perempuan yang kawin dengan orang asing itu bekas pekerja seksual (PS)*. Anggapan ini nggak hanya datang dari saudara-saudara sebangsa dan setanah air, tapi juga datang dari warga negara lain di belahan bumi lain; saya pernah dituduh pekerja seksual di Hong Kong. Apakah di HK sana emang…
-
Continue reading →: Terlalu Pilih-Pilih Jodoh
Di Jakarta (dan juga kota-kota lain), banyak perempuan yang masih lajang kendati usianya sudah “kepala tiga”. Alasan melajang bermacam-macam, ada yang memilih untuk melajang karena memang tak ingin kawin atau tak percaya institusi perkawinan. Ada juga yang ingin kawin, tapi karena negeri ini tak mengijinkan perkawinan sesama jenis, maka mereka…





