-
Continue reading →: Semalam di Palu
Semalam di Palu membuat saya belajar banyak hal dari kota yang terkenal dengan kayu besi dan bawang gorengnya ini. Yang paling utama, saya belajar sabar karena semua hal di kota ini lambat banget. Kelambatan pertama terjadi ketika Hotel tempat kami menginap sukses jemput setelah kami check in di hotel. Untungnya,…
-
Continue reading →: Dikriminasi Bangsa Sendiri
Kemarin siang saya ngobrol-ngobrol sama temen sebilik kerja tentang diskriminasi di negeri sendiri. Temen saya ini baru aja belanja di sebuah supermarket premium. Ketika itu, dia ngantri dilayani tukang daging. Ternyata, selesai melayani orang Jepang, si tukang daging ini nggak mau ngelayani temen saya dan malah memanggil anak baru untuk…
-
Continue reading →: Tukang Bungkus-bungkus
Dalam satu perhelatan perkawinan, saya pernah menangkap basah saudara pengantin, dengan seragam kebanggaannya, mengeluarkan kotak-kotak plastik aneka rupa. Tanpa malu-malu, dimasukkanlan makanan yang disajikan di area VIP tersebut ke dalam kotak plastik. Padahal, pada saat itu tamu masih banyak berseliweran dan belum pulang. Perilaku tersebut merupakan perilaku terencana yang direncanakan…
-
Continue reading →: Mabuk Megamendung di Cirebon
Naik kereta api Cirebon Express dari Jakarta, mata saya dihibur dengan motif batik megamendung pada kordennya. Sampai di lobby hotel Metland, mata saya dimanjakan dengan indahnya megamendung di sudut hiasan topeng. Menuju lift, mata sekali lagi diperlihatkan dengan mega mendung. Nomor kamar pun mengandung mega mendung. Hiasan di atas tempat…
-
Continue reading →: [Dear Bule Hunter] Kawin Sama Bule itu Nggak Enak
Beberapa hari yang lalu ada yang searching dengan kata kunci “kawin sama bule enak gak, pindah ke negaranya dan ganti kewarganegaraan?” Semenjak saya beli domain binibule ini emang kata kuncinya selalu sensasional dan jadi hiburan tersendiri. Buat siapapun yang bertanya, ingatlah kalau hujan batu di negeri sendiri itu lebih enak…
-
Continue reading →: Bahasa Inggris Medok
Saya menghabiskan setidaknya empat tahun untuk belajar bahasa Perancis di Pusat Kebudayaan Perancis. Selama belajar tak pernah sekalipun, guru, ataupun orang yang bahasa aslinya Perancis, menyuruh saya untuk berhenti bicara. Keberanian untuk ngoceh, salah ataupun benar, dipupuk dengan baik oleh guru-guru di IFI Jakarta. Usaha untuk bicara, walaupun dengan tata…
-
Continue reading →: Things Indonesians Do when Eating
I have a lot of respect to the nannies in Indonesia, their job is tough. In order to feed their employer’s kids, or should I call them the Queen and the King, they have to run around the mall, wedding hall, house, park or other places, while holding a bowl…
-
Continue reading →: Mengatasi Phobia Ketinggian
Disela-sela kerjaannya, almarhum bapak saya hobinya terjun payung. Beliau pernah mendarat dengan sukses di tengah sawah, tapi juga pernah memenangkan medali pekan olahraga negeri ini. Berkebalikan dengan alm. bapak saya, saya justru takut ketinggian, alias mengalami acro phobia. Rasanya ketakutan ini sudah ada semenjak kecil. Seingat saya, saya pernah mandi…
-
Continue reading →: Tante Berdosa
Beberapa teman saya, yang menikah lebih dulu, sudah punya anak yang beranjak besar dan beranjak pengen tahu. Pengen tahunya bukan karena reseh tapi, saya menyebutnya, pengen tahu lucu-lucuan. Soalnya kalau nanya, mereka suka lucu banget. Termasuk dua bocah kecil, anak temen saya yang beruntung bisa menghabiskan akhir pekan bersama tante…





