-
Continue reading →: Tukang Bohong
Beberapa tahun yang lalu saya pernah mengadakan sebuah “riset kecil” di google untuk bahan pembahasan makan siang. Gelo emang, mau ngobrol makan siang aja pakai riset dulu dan bikin rangkuman singkat sepanjang hampir dua halaman yang didistribusikan lewat Email. Topik makan siang saya saat itu: mythomania atau yang kerap disebut…
-
Continue reading →: Romantisme Tragis di Dublin Bay
Masih dalam rangka membawa mama saja melakukan #JelajahIrlandia, kali ini kami sok romantis naik kapal menyusuri Dublin Bay dari Howth ke Dun Laoghaire. Howth sendiri merupakan sebuah area pelabuhan di County Dublin yang terkenal dengan seafoodnya. Saking terkenalnya mereka punya prawn festival. Ada beberapa operator kapal di Howth dan pilihan…
-
Continue reading →: Enggan Berobat ke Dokter
Di masyarakat kita ada anggapan yang beredar bahwa dokter-dokt ergampang memberikan antibiotik. Sakit apapun dihajar dengan antibiotik. Bahkan konon ketika tidak perlu, sehingga tubuh lebih kebal terhadap antibiotik. Terus terang saya tak tahu apakah anggapan ini hanya rumor yang berimbas buruk pada reputasi kebanyakan dokter di Indonesia, atau disebabkan oleh…
-
Continue reading →: Budaya Cium Tangan
Konon Indonesia itu negara yang berbudi luhur. Salah satu wujud budi luhur ini tampak dari tradisi yang masih dijaga, yaitu penghormatan terhadap orang yang lebih tua dengan cara mencium tangan orang yang lebih tua. Budaya ini tak jelas darimana asalnya. Ada yang bilang dari Arab, tapi ada juga yang mengatakan…
-
Continue reading →: Game of Thrones dan Irlandia Utara
Jika Irlandia terkenal dengan romantisme dan keindahan à la P.S I Love you (Braveheart, Star Wars dan sederet film lainnya) Irlandia Utara lebih dikenal sebagai rumahnya Game of Thrones. Kendati tak menggemari Game of Thrones (karena banyaknya kekerasan di dalam seri ini) kami nekat mengikuti tur khusus Game of Thrones karena…
-
Continue reading →: Recehan
Baru-baru ini ada turis Indonesia yang ditolak belanja di sebuah toko suvenir ternama di Dublin, karena uang yang diangsurkan merupakan pecahan 500 €. Alasan toko tak mau menerima uang lembaran besar tersebut tak jelas, tapi saya menduga karena ada ketakutan uang ini yang palsu. Disini, memang ada keengganan menerima uang…
-
Continue reading →: Biaya Hidup di Dublin
Postingan ini berurusan dengan uang dan uang itu relatif. Bagi sebagian orang terlihat mahal, bagi sebagian orang lainnya terlihat tidak mahal. Tapi perlu diketahui biaya hidup di Dublin itu memang tinggi dan tujuan dari postingan ini tidak untuk pamer ya, tapi untuk memberi panduan supaya orang-orang yang akan pindah ke…
-
Continue reading →: Dear Pedagang Online, Jangan Gitu Dong!
Kehadiran media sosial benar-benar merubah dunia, termasuk dunia ekonomi. Mendadak, semua orang tergerak berwirausaha dan membuka toko-toko online di berbagai media sosial menjajakan segala hal yang bisa dijual. Dari gulungan kabel hingga kehangatan satu malam pun bisa dibeli di dunia maya. Saya melihat hal ini sebagai sebuah hal positif, karena…





