-
Continue reading →: Kawin Sama Bule Perbaiki Keturunan?Bukan rahasia lagi kalau orang Indonesia itu terobsesi dengan kulit putih. Buat mereka apapun yang kulitnya putih, itu lebih baik dari yang berkulit gelap. Ketidakcintaan terhadap kulit sendiri ini pernah saya bahas dalam seri Thing Indonesian Like, dalam tulisan-tulisan edisi bahasa Inggris. Obsesi terhadap kulit putih ini juga membuat manusia…
-
Continue reading →: Puasa Makanan Nasional Indonesia: Indomie
Seperti normalnya orang Indonesia, saya dulu cinta banget dengan makanan pokok orang Indonesia ini, Indomie. Indomie ya bukan yang merek lain. Rasa yang saya suka Indomie goreng, Indomie kari ayam dan kaldu ayam. Ada juga Indomie rasa nusantara yang cuma bisa dibeli di Pante Pirak Banda Aceh, rasa rendang pedas…
-
Continue reading →: Kondom Tak Selalu Berarti Seks Pranikah
Haduh…pusing deh kalau ngomongin kondom dan orang Indonesia. Orang Indonesia itu mengasosiasikan kondom dengan kegiatan seks bebas. Kalau kemudian dikasih kondom gratisan, ya harus dipakai. Ini otak bego atau otak porno saya nggak tahu. Yang jelas, tiga tahun saya kerja di kantor yang memberikan kondom gratis dan selama tiga tahun…
-
Continue reading →: Lupa Bahasa Ibu
Alkisah si Noni menulis tentang orang bermuka Jawa yang nggak bisa bahasa Jawa sama sekali, layaknya kacang lupa kulitnya. Tulisannya ada di sini. Si Noni juga meletakkan link blognya mbak Yoyen yang membahas orang Indonesia yang lupa bahasa Ibunya sendiri, bisa dibaca di sini . Dua tulisan di atas itu membuat…
-
Continue reading →: Mengunjungi Pulau Cheng Chau di Hong Kong
Tadinya, saya akan diajak ke sebuah pulau cantik, tapi karena kami tak menemukan dermaga keberangkatan (dan baru ketemu saat kembali), kami secara random pergi ke pulau Cheung Chau di Hong Kong. Pulau ini bisa ditempuh dengan kapal cepat selama 20 menit saja. Soal ongkos jangan tanya karena kami hanya nempel-nempelin…
-
Continue reading →: Nyasar Dramatik di Hong Kong
Gara-gara demam berdarah, jarak pandang tersisa 50 cm saja. Saya yang belum sadar kalau sedang terkena DBD tapi sadar sedang sakit, hanya bisa jalan perlahan menuju KJRI di Hong Kong. Mendadak, pasangan saya yang tadinya disamping hilang dari pandangan mata. Parahnya, saya tak punya kartu identitas, hanya memegang kartu Octopus…
-
Continue reading →: Thing Indonesians Dislike: Walking
Foreigners always complain about Indonesians who do not walk in public space. They sometimes wonder why Indonesians walk for hours in a treadmill in gym but refuse to walk and insist on taking taxi. Most of the sidewalk in Indonesia is not safe, or should I say that most of…
-
Continue reading →: Thing Indonesians Like: Gorengan
I promised a colleague that I am going to tell the world about the piggy bank in our office. Unlike the other piggy bank, the piggy bank in our office isn’t for a good cause. It is there to support our sinful ritual: buying gorengan. Gorengan is fritter or fried snack that normally…
-
Continue reading →: The Wedding Gift
As you might be aware, Indonesians love to throw a big wedding. The bigger the better. Inviting thousand people to a three-hour party is something that considered normal for many people. The Indonesian way of calculating invitation is not one invitation valid for two people, but one invitation valid to…
-
Continue reading →: Penganiayaan Terselubung dari Orang Terdekat
Tidak seperti kematian dan kelahiran, perkawinan merupakan tahap hidup yang tidak dijalani oleh semua orang. Padahal bagi kebanyakan orang Indonesia, perkawinan ini merupakan tujuan hidup yang utama. Rasanya hidup tak sempurna, tak bahagia kalau tidak/belum kawin, apalagi jika umur menginjak 30 tahun. Bahkan, banyak orang yang menargetkan ingin kawin di…






